Logo Sulselsatu

Pemkab Gowa Hadirkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 13 Desember 2023 17:07

Penandatanganan Komitmen dan Perencanaan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Baruga Karaeng Galesong. Foto: Istimewa
Penandatanganan Komitmen dan Perencanaan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Baruga Karaeng Galesong. Foto: Istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Pemerintah kabupaten Gowa menghadirkan berbagai program mengelolah SDM. Salah satunya melalui penandatanganan Komitmen dan Perencanaan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Selasa (12/12/2023).

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa Mussadiyah Rauf mengatakan, Indonesia memiliki visi pada tahun 2045 pemenuhan hak dan perlindungan anak sebagai perwujudan kesejahteraan anak merupakan indikator penting.

“Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, pemerintah pusat maupun daerah memberdayakan perempuan serta memberikan perlindungan anak dengan fokus kepada 5 program prioritas,” kata Mussadiyah.

Baca Juga : Resmi Jabat Bupati, Darmawangsyah Muin Fokus Bereskan Utang Pemkab Gowa dan Hak ASN

Kelima program prioritas tersebut yaitu peningkatan pemberdayaan perempuan, kewirausahaan berorientasi gender, meningkatkan peran ibu dan keluarga dalam pendidikan anak, menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak dan menurunkan pekerja anak dan pencegahan perkawinan di usia anak.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Gowa Kawaidah Alham menambahkan, desa ramah perempuan dan peduli anak adalah desa yang mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak ke dalam tata kelola penyelenggaraan pemerintah desa.

Termasuk dalam pembangunan desa serta pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa yang dilakukan secara terencana menyeluruh dan berkelanjutan.

Baca Juga : Pemkab Gowa Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas Produk hingga Tembus Pasar Internasional

“Ada 10 indikator untuk mewujudkan desa ramah perempuan dan peduli anak. Namun, tentunya untuk mewujudkan itu tidak hanya menjadi tanggung jawab desa saja, tetapi harus dibangun sinergitas dan kolaborasi bersama-sama dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, maupun relawan-relawan lain yang ada di desa,” jelas Kawaidah.

Berkaitan dengan hal tersebut, kata Kawaidah, maka desa harus memberikan rasa aman dan nyaman khususnya bagi perempuan dan anak. Memenuhi hak atas perlindungan dari bentuk-bentuk kekerasan dan diskriminasi serta tersedianya sarana dan prasarana yang ramah perempuan dan ramah anak.

“Upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak telah diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten Gowa dengan memasukkan program tersebut mulai dari RPJM, RKPD dan serta kebijakan peraturan daerah,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...