Logo Sulselsatu

Rektor UNM Kukuhkan Prof Jamaluddin Sebagai Guru Besar di Bidang Ilmu Teknik Pertanian

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Kamis, 22 Februari 2024 15:40

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Rektor Universitas Negeri Makassar, (UNM) kembali mengukuhkan Prof Dr Drs Ir Jamaluddin MP IPM sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Teknik Pertanian di Ballroom Teater Menara Pinisi UNM Jalan AP. Pettarani Kota Makassar, Kamis, (22/02/2024).

Pengukuhan Guru Besar Prof Jamaluddin ini dihadiri beberapa tokoh Penting diantaranya hadir, Ketua IKA UNM Prof Dr Nurdin Halid, Ketua DPRD Enrekang, Asisten 3 Kabupaten Enrekang, GM SDM PT. Industri Kapal Indonesia, Ketua PW HIKMA Sulsel, Muh Ansar yang juga mantan Sekkot Makassar.

Turut hadir pula Sekum PW Hikmah Sulsel, ketua Hikma Kota Makassar, dan beberapa Tokoh dari Kabupaten Enrekang.

Dalam sambutannya, Rektor UNM, Prof. Husain Syam memberikan pujian tinggi kepada Prof. Jamaluddin, yang baru saja diangkat sebagai profesor.

Prof. Husain Syam menyebut Prof. Jamaluddin sebagai sosok yang sangat tekun, apik, dan perfek dalam mengembangkan ide dan gagasan.

“Beliau ini tercermin dalam model penelitian yang disampaikan Prof. Jamaluddin melalui orasi ilmiahnya.” ujarnya.

Lebih lanjut Prof Husain menyatakan bahwa meraih gelar profesor adalah pencapaian yang sangat pantas untuk Prof. Jamaluddin, dan ini dihubungkan dengan ketekunan dan kesempurnaan dalam mengembangkan ide dan penelitian.

Rektor juga menekankan bahwa jumlah guru besar dan doktor di universitas merupakan indikator kualitas SDM. Dalam konteks ini, UNM berkomitmen untuk memajukan setiap pengembangan SDM yang berkualitas dan untuk menghadirkan dosen yang kreatif.

Sementara itu, Prof. Jamaluddin menyampaikan orasi ilmiahnya dengan judul “Model Matematika, Karakteristik, dan Perubahan Bahan Pertanian Selama Proses Pengeringan Untuk Optimalisasi Kualitas Efisiensi Energi”.

Prof Jamaluddin menguraikan karakteristik pertanian di berbagai jenis bahan pertanian bertujuan untuk mengoptimalkan kualitas produk-produk yang lebih baik.

Karena menurutnya, bahan hasil pertanian umumnya memiliki kadar air tinggi, kecenderungan ini menyebabkan pentingnya metode pengawetan dan memperpanjang umur simpan bahan hasil pertanian.

“Pengeringan merupakan metode paling kuno tapi masih digunakan oleh para petani sampai saat ini. Maka dari itu sangat penting bagaimana proses pengeringan mampu mengoptimasi kualitas efisiensi energi bahan pertanian,” terangnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....