Logo Sulselsatu

Pesyar Sulsel 2024 Langkah Bank Indonesia Dorong Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Daerah

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 25 Maret 2024 19:01

Pembukaan Pekan Ekonomi Syariah 2024 di Claro Makassar. Foto: Sri Wahyu Diastuti / Sulselsatu.com.
Pembukaan Pekan Ekonomi Syariah 2024 di Claro Makassar. Foto: Sri Wahyu Diastuti / Sulselsatu.com.

SULSELSATU.com, MAKASSARBank Indonesia terus mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sulsel. Salah satunya yang dilakukan adalah Pekan Ekonomi Syariah (Pesyar) 2024.

Pesyar 2024 bekerjasama dengan Indonesian Fashion Chamber (IFC). Pesyar 2024 berlangsung di Claro Makassar mulai 23 Maret hingga 1 April 2024.

Terdapat empat kegiatan utama dalam Pesyar 2024 ini, seperti Sharia Fair, Sharia Forum, Hiburan dan Lomba. Rangkaian acara yang pertama adalah Sharia Fair, yaitu ‘Trend Hijab x IN2MF Sulsel 2024’ yang merupakan kerja sama antara BI Sulsel dengan Indonesian Fashion Chamber (IFC) Makassar dan ArtPro.

Baca Juga : Dibina Rewako, Raja Madu Sulawesi Kini Tembus Pasar Global

Trend Hijab ini menghadirkan lebih dari 100 pelaku usaha dan desainer terkemuka yang berkiprah di level Internasional maupun Nasional. Peserta ini sangat potensial untuk dapat mengakselerasi ekonomi dan keuangan syariah.

Sharia Fair juga akan menghadirkan berbagai tenant makanan dan minuman halal yang dapat memberikan exposure halal food and beverages kepada masyarakat.

Selanjutnya pada Sharia Forum terdapat rangkaian kegiatan talkshow yang diharapkan dapat menjadi forum dan wadah bagi pelaku usaha ekonomi syariah di Sulsel dalam meningkatkan kapasitas usaha, hijrah menuju produk dan proses bisnis yang halal, serta wadah diskusi antara regulator, komunitas, dan pelaku usaha.

Baca Juga : Dukung Kajian IMTI 2026, BI Sulsel Dorong Penguatan Pariwisata Ramah Muslim

Ada tiga talkshow yang akan dilaksanakan pada Sharia Forum, yaitu: 1) Talkshow Urgensi Sertifikasi Halal dan Kiat Sukses Sertifikasi Halal pada Rabu, 27 Maret pukul 13:00 WITA; 2) Talkshow Manfaat Produk Keuangan Syariah pada Kamis, 28 Maret pukul 10:00 WITA, dan; 3) Talkshow Potensi dan Manfaat Implementasi Zona KHAS pada Kamis, 28 Maret pukul 13:30 WITA.

Rangkaian acara berikutnya adalah Lomba dan Hiburan. PESyar menyelenggarakan lima lomba yang juga dirangkaikan sebagai hiburan, yaitu: 1) Lomba Desain Busana Muslimah (yang bekerja sama dengan IFC); 2) Lomba Kaligrafi; 3) Lomba Marawis; 4) Lomba Video Dakwah, dan; 5) Lomba Video Tari Islami.

Pada Lomba Desain Busana Muslimah yang telah dibuka sejak akhir Februari 2024, akan terdapat enam desainer yang busananya tampil pada fashion show opening ceremony PESyar 25 Maret 2024.

Baca Juga : BI Sulsel Dorong Lima Proyek Investasi Unggulan Lewat SSIC 2026

Finalis tersebut akan dinilai langsung oleh juri Dewan IKRA, sekaligus desainer tenun internasional, Wignyo Rahadi. Sementara itu, lomba kaligrafi, marawis, dan video dakwah, masih berlangsung hingga tanggal 31 Maret 2024.

Kepala BI Sulsel Rizki Ernadi Wimanda mengatakan, Pekan Ekonomi Syariah 2024 diharapkan dapat menjadi katalisator, atau Hamzah Washol dari pengembangan halal food & beverages serta modest fashion di Sulsel.

“Harapan dari penyelenggaraan acara tersebut adalah memperkuat branding modest fashion Indonesia, meningkatkan literasi dan inklusi ekonomi dan keuangan syariah, serta meningkatkan kapasitas para pelaku usaha syariah di Sulawesi Selatan,” jelas Rizki saat pembukaan di Claro Makassar.

Baca Juga : BI Sulsel Tingkatkan Kemampuan Jurnalis Baca Data Ekonomi Lewat Pelatihan Pengolahan Data

Selain itu, kegiatan ini juga menjawab tantangan terkait transformasi digital bagi pelaku usaha modest fashion maupun UMKM pada umumnya melalui tersedianya pembayaran menggunakan QRIS.

Dengan menggunakan QRIS, pelaku usaha maupun pembeli akan mendapatkan experience transaksi yang lebih cepat, mudah, murah, dan aman.

Selanjutnya, juga disediakan booth untuk konsultasi/pelayanan pengurusan sertifikasi halal oleh Halal Center dan BPPOM MUI untuk UMKM atau pelaku usaha yang ingin melakukan pengurusan sertifikasi halal.

Baca Juga : KKI 2026 Catat Transaksi Rp144,2 Miliar, UMKM Sulsel Tembus Pasar Global

Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Selatan terus membutuhkan dukungan, sinergi, dan kolaborasi dari berbagai pihak. Sehubungan dengan itu perlu adanya jalinan kerja sama yang baik (ukhuwwah) antara pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, pemuka agama, akademisi, media massa, dan seluruh elemen masyarakat.

Bank Indonesia menyampaikan apresiasi sedalamnya kepada Gubernur Sulsel beserta jajaran, unsur Forkopimda Provinsi dan Kabupaten/Kota di Sulsel, serta seluruh pihak yang senantiasa mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sulsel.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...
Otomotif17 September 2026 18:31
Kalla Toyota Hadirkan Extra Care, Layanan Servis dan Bantuan 24 Jam
Kalla Toyota menghadirkan Kalla Toyota Extra Care sebagai solusi layanan purna jual yang dapat diakses pelanggan selama 24 jam....