Logo Sulselsatu

Kabupaten Gowa Masuk Sepuluh Besar Penilaian Tahap Dua PPD 2024

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 26 Maret 2024 10:01

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan. Foto: Istimewa
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan. Foto: Istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menjadi satu-satunya perwakilan kabupaten di Sulsel yang berhasil masuk sepuluh besar Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2024 oleh Bappenas RI.

Pemkab Gowa masuk tahap kedua, yaitu wawancara dan verifikasi lapangan oleh tim penilai terkait Inovasi Proksi Rumah Produktif yang dipercaya mampu jadi solusi meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan sejalan dengan tema rencana kerja pemerintah tahun 2024.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengungkapkan, presentasi ini merupakan tahap kedua setelah dirinya melakukan presentasi beberapa waktu lalu untuk menentukan daerah yang mewakili provinsi Sulsel.

Baca Juga : Resmi Jabat Bupati, Darmawangsyah Muin Fokus Bereskan Utang Pemkab Gowa dan Hak ASN

Pemkab Gowa menghadirkan inovasi Proksi Rumah Produktif sebagai upaya pemulihan perekonomian untuk mencetak usahawan baru dan meningkatkan kompetensi pelaku UMKM yang telah ada.

“Alhamdulillah kita menjadi satu-satunya daerah di Sulsel yang masuk 10 besar kabupaten terbaik di Indonesia untuk penghargaan ini. Kami bersama stakeholders terkait selalu bekerja memberikan yang terbaik untuk Gowa, Sulsel bahkan Indonesia secara keseluruhan,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Adnan memaparkan terkait Inovasi Proksi Rumah Produktif ini yang merupakan inovasi baru.

Baca Juga : Pemkab Gowa Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas Produk hingga Tembus Pasar Internasional

Dimana rumah produktif ini sebagai pusat informasi, konsultasi dan pelatihan UMKM serta menjadi sebuah ekosistem bisnis model pemberdayaan UMKM dari hulu ke hilir dengan pendekatan masalah dan kebutuhan pelaku UMKM.

“Inovasi Rumah Produktif ini telah dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Gowa dan 167 desa/kelurahan yang didalamnya merupakan IKM binaan Dinas Perdastri, UMKM binaan Dinas Koperasi, serta Kampung Rewako dan BUMDes binaan Dinas PMD yang berproduksi secara simultan,” kata Adnan.

Lanjutnya, pada 2021 fungsi Rumah Produktif dijalankan oleh Dinas Perdastri dan Dinas Koperasi dan UMKM sebagai pusat informasi, konsultasi dan pelatihan bagi pelaku IKM/UMKM. Tahun 2022 dibuatlah penguatan melalui Rencana Aksi Rumah Produktif 2022-2024.

Baca Juga : Plt Bupati Gowa Darmawansyah Muin Dorong UMKM Masuk Pasar Haji

Selanjutnya, pada 2023 layanan Rumah Produktif melalui Klinik UMKM di Pos Pelayanan Publik di 9 Kecamatan dan pada tahun 2024 pelayanan Rumah Produktif dialihkan dalam Mal Pelayanan Publik yang dilengkapi Ruang Pelatihan UMKM.

“Kehadiran inovasi yang ditujukan bagi pelaku UMKM ini memiliki dampak positif, kenapa kita ajukan ini pada penilaian PPD karena sangat erat hubungannya dengan pertumbuhan ekonomi. Alhamdulillah berkat ini kita mampu mengembalikan pertumbuhan ekonomi Gowa menjadi lebih baik yaitu di tahun 2022 kita 4,59 persen dan kembali naik menjadi 5,82 persen pada tahun 2023,” sebutnya.

Sementara Tim Penilai Independen Avianti Fontana mengaku dirinya melihat inisiatif dan karya pembangunan yang baik dari Kabupaten Gowa melalui Inovasi Proksi Rumah Produktif ini.

Baca Juga : Pegang Siri’ na Pacce, Sikap Keluarga Besar Husniah Talenrang Diapresiasi Akademisi hingga Netizen

Menurutnya, inovasi tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami dari tim penilai melihat inisiatif yang luar biasa dan inovatif dari Kabupaten Gowa yang tadi sudah disampaikan dengan detail. Salah satu poin yang tadi diangkat adalah inovasi ini dimana kami melihat peluang besar untuk bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena dilibatkannya para pelaku usaha mikro kecil hingga desainnya khususnya dalam program inovatif rumah produktif ini,” katanya.

Tak hanya itu, pihaknya juga tertarik dengan program beasiswa yang dihadirkan oleh Pemkab Gowa. Dirinya berharap nantinya mampu ditautkan dengan rumah produktif ini yang akan berkontribusi bagi peningkatan keunggulan daya saing.

Baca Juga : Dikaitkan Kasus Dugaan Korupsi hingga Usulan Pemakzulan, Benarkah Bupati Gowa Tak Lagi Dipercaya oleh Sejumlah Bawahannya?

“Kami juga tertarik melihat program beasiswa bagi para pemuda dari kabupaten Gowa baik itu untuk belajar di luar Sulawesi Selatan maupun yang belajar di Sulawesi Selatan. Ini menjadi bagian penting dan perlu ditautkan dengan rumah produktif sehingga kontribusinya bagi peningkatan keunggulan daya saing usaha mikro kecil atau sampai dengan mikro kecil menengah UMKM itu semakin nyata,” tambhanya.

Lebih lanjut, Avianti menyebut lenilaian di tahap kedua ini terdiri dari dua bagian besar yakni penilaian dalam format FGD (hari ini) dengan bupati, SKPD terkait dan non Pemda dari masyarakat, komunitas, Universitas, media bisnis, termasuk UMKM untuk mendengar pandangan dan pengalaman pada karya-karya Pembangunan Daerah Kabupaten Gowa termasuk.

“Hari ini kita FGD sekaligus tanya jawab, besok akan mengunjungi lapangan melihat apa-apa yang sudah dipaparkan pada hari ini dan wujud nyatanya seperti apa di lapangan,” jelasnya.

Pada tahap kedua penilaian PPD ini turut diikuti Wakil Bupati Gowa, Abdu Rauf Malaganni, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Abdul Karim Dania dan Para Pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...