Logo Sulselsatu

Buka South Sulawesi Music Festival 2024, Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan: Seni untuk Olah Jiwa

Asrul
Asrul

Minggu, 26 Mei 2024 13:15

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Zudan Arif Fakrulloh menghadiri Grand Final South Sulawesi Music Festival 2024 di Anjungan City of Makassar Pantai Losari, Sabtu malam, 25 Mei 2024. Merupakan ajang perlombaan mencari bakat muda pemusik dan musisi Sulawesi Selatan.

Hadir juga Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulsel, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Dewan Pengurus Pusat Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI), Ketua PAPPRI Sulsel.

Total hadiah yang disiapkan kurang lebih Rp70 juta. Lalu, juara atau finalisnya akan masuk rekaman dan dibuatkan album kompilasi karya.

Baca Juga : Prof Zudan Ajak ASN Lingkup Pemprov Sulsel Hidup Sehat Lewat Senam

Adapun kategori yang dilaksanakan yaitu band dan singer. Terdiri dari 5 band dan 7 penyanyi solo yang tampil di grand final. Seleksi dilaksanakan selama 4 bulan.

Ketua DPP PAPPRI, Agus Wisman, menyampaikan banyak musisi yang ada di Sulsel memiliki bakat yang hebat. “Insya Allah dengan diselenggarakannya acara ini, pasti musisi dari Sulawesi Selatan akan menasional namanya. Kepada peserta yang akan berjuang, selamat berlomba, silahkan berkarya,” sebut personel grup vokal Elfa’s Singers yang juga bertugas sebagai juri.

Penjabat Gubernur Sulsel Prof Zudan, menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara.

Baca Juga : Pj Gubernur Prof Zudan Harap Festival Sulsel Menari Kembali Digelar Tahun Depan

Bahwa jika disadari bahwa seni musik adalah sangat universal dan sangat dibutuhkan sebagai olah jiwa.

“Ada olah pikir dengan belajar ilmu pengetahuan tapi kita butuh seni untuk olah jiwa. Menghaluskan jiwa dan menghaluskan Budi pekerti,” katanya.

Dia mengatakan jika mencermati banyak pemusik hebat dari Sulsel yang menasional, tampil di ajang pencarian bakat (talent scouting) populer seperti di X-Factor, Indonesia Idol.

Baca Juga : ASN Pemprov Sulsel Akui Senang Pertama Kali Dalam Sejarah TPP Cair di Tanggal 5 Awal Bulan

Jika melihat talent scouting sebutnya, bahwa di bidang olahraga telah dilakukan secara berjenjang. Demikian juga di bidang keagamaan sudah tumbuh dengan baik. Di tingkat seni, talent scouting juga harus dibangun.

“Di sektor kesenian ini juga yang perlu ditingkatkan, semoga kita bisa bersama-sama dan terus berkolaborasi untuk meningkatkan semangat dan partisipasi publik serta memberikan ruang publik sampai tingkat nasional,” harapnya.

Agar kehidupan berkesenian, berkebudayaan dan bermusik semakin tumbuh dan berkembang di Sulsel.

Baca Juga : Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Ajak Masyarakat Pulihkan dan Lestarikan Lingkungan

Seni musik bisa menyatukan, karena tidak mengenal ras, agama dan suku. “Semuanya bisa menerima, bahkan tidak mengerti liriknya juga menyanyi, yang penting musiknya enak,” ujarnya.

“Mari kita jadikan momentum malam ini dari musik kita menyatukan Sulawesi Selatan,” tandasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News22 Juni 2024 23:17
Profesionalisme Pewarta Foto Jadi Tema Musda VI PFI Makassar
Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Makassar akan melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) VI pada Senin (24/6/2024) di Hotel Claro Makassar....
Politik22 Juni 2024 17:07
Semakin Intens Bertemu, Akankah Paket IA-MAKI Akan Bersanding di Pilkada 2024?
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kontestasi politik lima tahunan di Kabupaten Bantaeng semakin hari semakin memanas dan dinamis. Hingga saat ini, belu...
Politik22 Juni 2024 17:07
HPMT Gandeng Bawaslu Makassar dan KPID Sulsel Bahas Potensi Konflik Pilkada Serentak
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Penyelenggaraan Pilkada serentak November 2024 mendatang diharapkan tidak menghadirkan konflik yang bisa membuat keut...
News22 Juni 2024 16:30
Masyarakat Apresiasi Komitmen Keberlanjutan PT Vale
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menanam pohon pada area rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) seluas 200 hektar (ha) di Bali....