Logo Sulselsatu

Profil Timber: Dari Kades Sukses di Pileg, Menatap Pilkada Kolut

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Jumat, 28 Juni 2024 19:06

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – From zero to hero. Itulah kisah Timber, seorang yang lahir dari akar rumput dan berkembang menjadi politisi andal. Timber, yang terpilih sebagai Caleg DPRD Kolaka Utara (Kolut) untuk periode 2024-2029 dari PKB, kini bersiap untuk melangkah lebih jauh sebagai Calon Wakil Bupati Kolut mendampingi Sumarling Majja (Marling).

Perjalanan politik Timber tidaklah singkat. Berbekal pengalaman politik selama belasan tahun dan kedekatan yang intim dengan masyarakat, Timber diyakini mampu memberikan kontribusi elektoral yang signifikan untuk memenangkan Pilkada Kolut bersama Marling pada 27 November 2024.

Timber lahir di Porehu pada 5 Januari 1976. Ia menyelesaikan pendidikan dasarnya di kampung halamannya sebelum melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Olo Oloho pada tahun 1991, dan kemudian ke Sekolah Menengah Atas (SMA) di Toraja dari tahun 1994 hingga 1996.

Setelah menyelesaikan pendidikan, Timber kembali ke Porehu dan memutuskan untuk menikah pada tahun 2002. Kini, Timber adalah ayah dari empat orang anak.

Timber adalah seorang petani ulung. Dia menekuni dunia perkebunan saat menetap di Tobela pada tahun 2005. Dia menempuh kehidupan layaknya masyarakat biasa, menekuni dunia sosial di jaringan akar rumput.

Hingga pada tahun 2013, Timber berhasil menjadi Kepala Desa di Bukit Tinggi untuk periode pertamanya. Kemudian terpilih lagi pada tahun 2019. Menjadi kepala desa dua periode tentu membuat ilmu pemerintahan Timber semakin terasah dan menajamkan insting politiknya.

Pengalaman sebagai kepala desa tersebut membuat Timber berhasil terpilih sebagai Anggota DPRD Kolut pada Pileg 2024 lalu dengan mengendarai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Kedepan saya ingin gaji dan tunjangan kepala desa lebih diperhatikan,” ucapny, belum lama ini.

Timber adalah cerminan semangat “from zero to hero”. Lahir dari akar rumput, lalu menjadi politisi andal. Kapasitas yang dimilikinya tersebut kemudian dilirik oleh Sumarling Majja.

Akhirnya, terciptalah pasangan calon Marling-Timber yang bakal menjadi kekuatan kuat di Pilkada Kolut. Saat ini, pasangan Marling-Timber sudah mulai intens bergerak mencari usungan parpol.

Kabar terakhir, Marling-Timber telah mengantongi rekomendasi PPP dan mendapatkan surat tugas dari Partai Demokrat. Tak puas dengan itu, Marling-Timber mulai mendekati parpol lainnya.

Timber sendiri memilih maju sebagai wakil Sumarling di Pilkada Kolut, agar masyarakat petani memiliki keterwakilan di eksekutif. Sebab, seperti diketahui, Timber adalah seorang petani ulung.

“Selain untuk memperjuangkan nasib para petani dan masyarakat pada umumnya. Tentu saya punya harapan lain. Salah satunya, 1 desa 1 mushola,” harapnya.

Kehadirannya dalam pentas politik Pilkada Kolut tentu menjadikannya sebagai representasi petani yang juga membutuhkan perhatian dari pemerintah.

“Saya juga berharap agar pengolalaan tambang di Kolut lebih diperhatikan,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....