Logo Sulselsatu

Tim Pengabdian Biologi Unhas Kenalkan Produk Pangan dari Rumput Laut ke Petani Suppa

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Minggu, 07 Juli 2024 19:19

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PINRANG – Tim Pengabdian dari Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Hasanuddin menggelar kegiatan Diversifikasi Pangan Berbahan Dasar Rumput Laut Produksi Petani di Watang Suppa, Minggu, (7/7/2024).

Tim pengabdian yang terdiri dari Dr. Juhriah, Dr. Zaraswati Dwiyana, Dr. Magdalena Litaay, serta mahasiswa pascasarjana Biologi yaitu Rifa’atul Mahmudah, Iin Kusumawati, dan Nenis Sardiani, memperkenalkan metode pengolahan rumput laut menjadi berbagai produk pangan bergizi.

Kegiatan yang berlangsung di Watang Suppa ini melibatkan beragam pihak, termasuk Wakil Camat Suppa Andi Muliana, Babinkantibmas Kelurahan Watang Suppa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta sekitar 50 petani rumput laut beserta keluarga dan ibu rumah tangga setempat.

Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang kegiatan. Mereka mendapatkan banyak pengetahuan baru yang disampaikan oleh para dosen, terutama terkait pemanfaatan rumput laut yang diolah menjadi pangan bergizi.

Salah satu dosen yang terlibat, Dr. Juhriah menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menunjang ketahanan pangan keluarga di wilayah Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat lebih memahami potensi besar dari rumput laut. Bukan hanya sebagai komoditas ekspor atau dijual kering, tetapi juga sebagai bahan pangan yang bisa dikonsumsi sehari-hari dan meningkatkan kualitas gizi keluarga,” katanya.

Dr. Zaraswati Dwiyana juga menambahkan pentingnya diversifikasi pangan berbahan dasar rumput laut dalam mendukung ketahanan pangan lokal.

“Dengan pengetahuan yang kami bagikan, kami ingin mendorong masyarakat untuk melihat rumput laut sebagai sumber daya yang bisa diolah menjadi produk bernilai tambah. Ini bisa menjadi peluang usaha baru yang menguntungkan sekaligus membantu menjaga ketahanan pangan di daerah ini,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Watang Suppa memperoleh pengetahuan baru mengenai pengolahan rumput laut yang lebih variatif dan bernilai gizi tinggi.

Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pemahaman bahwa rumput laut tidak hanya dapat dijual sebagai komoditas kering, tetapi juga diolah menjadi pangan yang dapat dikonsumsi oleh keluarga, sehingga mendukung ketahanan pangan rumah tangga.

Produk-produk hasil olahan rumput laut ini berpotensi menjadi usaha rumahan yang dapat dikomersilkan, serta pengetahuan yang didapatkan dapat disebarluaskan ke masyarakat umum.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....