Logo Sulselsatu

Groundbreaking PSEL Molor Lagi

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Selasa, 09 Juli 2024 18:39

Tim Penilai PSEL Iksan Latif. Foto: Andi Baso Mappanyompa / Sulselsatu.com.
Tim Penilai PSEL Iksan Latif. Foto: Andi Baso Mappanyompa / Sulselsatu.com.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengolah Sampah menjadi Sampah Energi Listrik atau PSEL kembali molor.

Sebelumnya, groundbreaking direncanakan bakal dilakukan pada bulan Mei lalu. Kemudian rencana itu diundur ke bulan Juli ini. Sayangnya, rencana itu kembali tertunda.

Tim Penilai PSEL Iksan Latif, yang dijumpai usai mengikuti rapat pembahasan draft feasibility study hotel Best Western pun belum membeberkan jadwal grounbreaking selanjutnya.

Kata dia, saat ini pihaknya fokus dalam penyusunan kontrak untuk PSEL, sebab batas waktu kontrak tercatat hanya sampai 5 Agustus mendatang.

“Jadi kita susun kontrak dulu, karena batas waktu kontrak itu 5 Agustus. Kita langsung kontrak, setelah kontrak baru kita lanjutkan groundbreaking dulu,” ujarnya.

Meski begitu, Iksan memastika groundbreaking PSEL Kota Makassar tetap akan dilakukan pada tahun 2024 ini. Mengingat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa mulai over kapasitas. Sampah-sampah semakin menggunung dan terus bertambah.

“Tapi tahun ini ya harus (groundbreaking), karena kalau ditunda maka semakin banyak sampah di TPA Tamangapa,” pungkasnya.

Sebelumnya, nilai investasi pembangunan instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik atau PSEL di Kota Makassar meningkat.

PT Sarana Utama Synergy selaku pemenang tender proyek strategis nasional (PSN) itu menggelontorkan dana investasi sebesar Rp3,1 triliun dari sebelumnya hanya Rp2,4 triliun.

“Investasi naik dari Rp2,4 triliun menjadi Rp3,1 triliun,” ungkap Tim Penilai PSEL, Iksan Latif.

Kenaikan investasi ini dikarenakan penambahan pekerjaan serta diikuti dengan inflasi dan biaya suku bunga yang ada saat ini.

Iksan menjelaskan jika seluruh investasi tersebut murni langsung dari PT SUS, tanpa campur tangan dari Pemerintah Kota Makassar.

Pemkot Makassar dalam hal inj hanya menyiapkan lahan seluas 31 hektare di TPA Tamangapa untuk pemanfaatan. “Sampah yang plastik, yang ada nilai jualnya diserahkan ke Pemkot untuk dijual, yang tidak layak, dibawa ke PLTSa,” jelasnya.

“Jadi selama 10 tahun ke depan, TPA Tamangapa bersih menjadi sebuah taman,” pungkas Iksan. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video02 Mei 2026 22:33
VIDEO: Aksi Demo di Flyover Makassar, Tolak Komersialisasi Pendidikan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, turun ke jalan memperingati Hari Pendidikan Nasional, 02 Mei 2...
Sulsel02 Mei 2026 22:29
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
SULSELSATU.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menunjukkan komitmen dan perhatian serius Pemerintah Kota Parepare terhadap para p...
Nasional02 Mei 2026 19:50
OJK Tekankan Peran Human Firewall Hadapi Ancaman Siber di Sektor Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat kapasitas ketahanan siber industri keuangan digital nasional guna menjaga keberlangsungan sektor tersebu...
Video02 Mei 2026 19:49
VIDEO: Prabowo Tanyakan Manfaat MBG ke Buruh saat May Day di Monas
SULSELSATU.com – Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung program MBG saat peringatan May Day. Pernyataan itu disampaikan di kawasan Monumen Nasiona...