Logo Sulselsatu

22 Tahun Tanpa Sekretariat, MULIA Janji Siap Hadirkkan Fasilitas Ramah Difabel

Asrul
Asrul

Minggu, 20 Oktober 2024 10:26

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar nomor urut 01, Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (Appi-Aliyah), menunjukkan kepedulian besar terhadap masyarakat berkebutuhan khusus.

Dalam acara silaturahmi dengan komunitas tuna rungu di Cafe Mella, Jl. Sunu, Kecamatan Tallo, pada Minggu (20/10/2024), Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa pemerintahan mereka ke depan akan berfokus pada pemberdayaan kaum difabel, termasuk penyandang tuna rungu.

Aliyah menyatakan bahwa kesetaraan hak merupakan prinsip utama yang akan dijunjung tinggi oleh pasangan MULIA. Mereka berkomitmen untuk tidak membedakan warga, terutama dalam hal akses terhadap pendidikan, pekerjaan, dan kesehatan.

Baca Juga : Appi Peringatkan Lurah di Makassar: Jangan Lebih Sibuk di Warkop daripada Layani Warga

“Kami pasangan MULIA ingin memastikan bahwa teman-teman difabel, khususnya tuna rungu, mendapatkan hak yang sama dengan warga lainnya,” ujarnya penuh empati.

Kepedulian ini diwujudkan dengan rencana program yang akan melibatkan kaum difabel dalam berbagai sektor. Pasangan Appi-Aliyah berjanji akan menyediakan fasilitas pendukung, seperti alat kesehatan, pendidikan yang inklusif, serta akses pekerjaan bagi penyandang disabilitas.

Menurut Aliyah, keberpihakan pada kaum disabilitas bukan hanya kewajiban moral, tetapi juga langkah strategis untuk memastikan pembangunan yang inklusif di Makassar.

Baca Juga : Ribuan Kafilah Hadir, Appi Sebut MTQ VIII KORPRI Nasional Gerakkan Ekonomi Makassar

Salah satu aspirasi penting yang disampaikan komunitas tuna rungu adalah kebutuhan mereka akan sekretariat atau gedung permanen. Selama 22 tahun, komunitas ini belum memiliki tempat tetap untuk melakukan berbagai aktivitas, termasuk belajar mengaji.

“Kami akan memastikan bahwa komunitas tuna rungu mendapatkan fasilitas yang layak, termasuk sekretariat permanen,” tegas Aliyah, yang terlihat tersentuh mendengar cerita tersebut.

Aliyah juga mengungkapkan rasa harunya saat mendengar kesulitan yang dihadapi para penyandang tuna rungu selama ini. Sebagai seorang ibu, ia merasa tergerak untuk memperjuangkan hak-hak mereka.

Baca Juga : MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dibuka di Makassar, Hotel, Pasar hingga Kuliner Ikut Bergeliat

“Mendengar langsung aspirasi dari teman-teman difabel membuat saya semakin yakin bahwa perhatian terhadap komunitas ini harus lebih besar lagi,” ujarnya sambil meneteskan air mata.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (GERKATIN) Sulawesi Selatan, Ramlah, mengungkapkan harapannya agar pasangan MULIA dapat mendukung kegiatan komunitas tuna rungu di Makassar. Ramlah berharap pemerintah ke depan dapat lebih aktif memberikan dukungan terhadap aktivitas dan program pengembangan diri bagi kaum difabel.

Selain pendidikan dan pekerjaan, Ramlah juga menyoroti pentingnya pemenuhan hak-hak lain bagi kaum disabilitas, termasuk fasilitas publik yang ramah difabel. Ia berharap jika Appi-Aliyah terpilih, penyandang disabilitas di Makassar bisa mendapatkan akses yang lebih baik di berbagai bidang kehidupan.

Baca Juga : Bank Sampah hingga RT/RW Disiapkan, Pemkot Makassar Perkuat Gerakan Pilah Sampah

“Kami ingin pemerintah memberikan perhatian lebih pada kaum tuna rungu agar mereka bisa hidup dengan nyaman dan sejahtera,” jelasnya.

Andi Arfan, Ketua DPD GERKATIN Sulsel, turut mendukung pasangan Appi-Aliyah dalam Pilkada mendatang. Ia berpesan kepada seluruh pemilih tuna rungu di Makassar untuk mendukung paslon nomor urut 01, yang dinilainya memiliki komitmen kuat terhadap penyandang disabilitas.

“Kami berharap Appi-Aliyah terpilih dan dapat mewujudkan hak-hak difabel di Kota Makassar,” katanya.

Baca Juga : Silaturahmi Lebaran, Appi Dengar Nasihat JK untuk Makassar ke Depan

Pasangan MULIA juga meminta doa dan dukungan dari komunitas tuna rungu untuk memenangkan Pilkada pada 27 November mendatang. Mereka berjanji akan melibatkan kaum difabel dalam proses pembangunan kota, sehingga mereka bisa berkontribusi secara penuh dalam masyarakat.

“Makassar yang inklusif adalah cita-cita kami, dan teman-teman difabel akan menjadi bagian penting dari itu,” tutup Aliyah.

Dengan jumlah pemilih disabilitas yang mencapai 3.028 orang di Makassar, pasangan Appi-Aliyah berharap dapat meraih dukungan penuh dari komunitas difabel. Mereka yakin bahwa pemerintahan yang peduli pada seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, akan membawa perubahan besar bagi Makassar di masa depan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...