SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto meluapkan kekecewaannya terhadap Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar.
Danny Pomanto, sapaan akrabnya, menyampaikan kekecewaannya itu imbas hilangnya pedang-pedang yang menghiasi monumen Maritime Naval Exercise Komodo (MNEK) di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI).
Secara terang-terangan, Danny menyampaikan kekecewaannya itu dalam rapat koordinasi Pemerintah Kota Makassar yang digelar di kediamannya, Jalan Amirullah, pada Kamis (11/7/2024) malam.
Dalam pernyataannya, Danny menyebut kejadian ini sebagai sebuah kegagalan dari Satpol PP dalam menjalankan tugas pengawasan dan keamanan.
“Habis semua (pedang) di sana. Sudah tidak berfungsi semua Satpol PP, itu tandanya kegagalannya kita, gagal betul,” ungkap Danny.
Hilangnya ornamen penting dari monumen yang telah diresmikan pada tahun lalu itu diketahui Danny usai dirinya melakukan peninjauan di lokasi tersebut yang juga akan menjadi lokasi utama pelaksanaan festival internasional Makassar F8.
Danny mengaku, dirinya sejak awal telah memerintahkan untuk membuat pos pengamanan di sekitar monumen untuk memaksimalkan pengawasan dan patroli yang dilakukan oleh Satpol PP.
“Masa jaga pedang tidak bisa, bagaimana mau jaga yang lain. Itu tentu kegagalan. Saya berulang kali sampaikan untuk bikin pos di situ, tambah menghilang. Aneh ini barang,” tegas Danny.
Diketahui, monumen Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023 di Makassar diresmikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) RI Laksamana TNI Muhammad Ali bersama Wali Kota Makassar Danny Pomanto pada 7 Juni 2023.
Laksamana TNI Muhammad Ali kala itu menyampaikan bahwa monumen itu merupakan simbol dari pelaksanaan MNEK ke-4 di Kota Makassar. MNEK sendiri merupakan latihan non-perang dengan melibatkan Angkatan Laut (AL) dari 36 negara di dunia.
Monumen tersebut didesain langsung oleh Danny Pomanto dengan menggabungkan patung komodo, bola dunia, dan pedang yang menjadi ikon TNI Angkatan Laut. (*)
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar