Logo Sulselsatu

Mahasiswa KKN Prestasi Unhas Dorong Kemandirian Masyarakat Buntusu Lewat Seminar Program Kerja

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Senin, 15 Juli 2024 17:04

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kelompok 6 KKN Prestasi Universitas Hasanuddin sukses mengadakan seminar program kerja di Aula Posko Kontainer Terpadu (Konter) Makassar Recovery Center 082, Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea, Selasa (15/7/2024).

Seminar ini bertujuan untuk memaparkan berbagai program yang telah direncanakan dan akan dilaksanakan selama periode KKN.

Koordinator Kelurahan, Al Mubarak Hs, menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat di Kelurahan Buntusu melalui program-program yang telah disusun.

Beberapa program yang diusulkan termasuk Workshop Perawatan Tanaman melalui pembuatan pestisida alami, edukasi skincare aman sesuai standar BPOM, serta pengembangan potensi lokal seperti UMKM dan Kelompok Wanita Tani.

“Program-program ini dirancang untuk memberdayakan masyarakat lokal dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan, sehingga mereka dapat mengembangkan potensi ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” ungkap Al Mubarak.

Dalam workshop perawatan tanaman, peserta diajarkan cara membuat pestisida alami yang ramah lingkungan. Dengan penggunaan bahan-bahan alami, diharapkan petani lokal dapat mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan.

Edukasi skincare aman juga menjadi salah satu program kerja yang diajukan, di mana peserta diberikan informasi tentang produk-produk skincare yang aman digunakan dan sesuai dengan standar BPOM.

“Hal ini penting untuk mencegah penggunaan produk skincare yang tidak terdaftar dan berpotensi berbahaya,” imbuhnya.

Selain itu, pengembangan potensi lokal seperti UMKM dan Kelompok Wanita Tani juga menjadi fokus program kerja. Melalui pelatihan dan pendampingan, diharapkan UMKM di Kelurahan Buntusu dapat berkembang lebih pesat dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian lokal.

Kelompok Wanita Tani juga diberikan pelatihan tentang teknik bertani yang lebih efisien dan ramah lingkungan, sehingga mereka dapat meningkatkan hasil panen dan pendapatan.

Dosen pendamping, A. Masniawati menyatakan bahwa KKN menjadi media kolaborasi yang efektif antara masyarakat dengan mahasiswa sebagai pemberi ide-ide baru.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang positif dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Kelurahan Buntusu,” ucapnya.

Seminar ini pun mendapat sambutan yang sangat positif dari warga. Mereka antusias mengikuti setiap sesi dan memberikan berbagai saran untuk pengembangan program kerja ke depannya.

Beberapa pihak yang hadir juga menyatakan minat mereka untuk bekerja sama dalam merealisasikan program-program tersebut.

Hal ini menunjukkan bahwa program KKN tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa dalam hal pengalaman, tetapi juga berdampak positif bagi masyarakat secara keseluruhan.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, A. Masniawati berharap program-program KKN ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Kelurahan Buntusu.

“Kami harapkan kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat diharapkan dapat terus berlanjut, sehingga berbagai program yang telah direncanakan dapat direalisasikan dengan baik,” pungkasnya.

Seminar ini turut dihadiri oleh Lurah Buntusu Muhammad Zuhry Aznal bersama warga kelurahan, perangkat kelurahan, dan perangkat LPM setempat.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....