Logo Sulselsatu

Film Uang Panai’ Maha(L)r 2 Siap Tayang 8 Agustus di Bioskop, Balut Pesan Moral dengan Cerita Lebih Lucu

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 31 Juli 2024 21:53

Konferensi pers film Uang Panai' Maha(L)r 2 diAstra Motor Experience Center TSM Makassar. Foto: Sri Wahyu Diastuti / Sulselsatu.com.
Konferensi pers film Uang Panai' Maha(L)r 2 diAstra Motor Experience Center TSM Makassar. Foto: Sri Wahyu Diastuti / Sulselsatu.com.

SULSELSATU.com, MAKASSARFilm Uang Panai’ Maha(L)r 2 siap tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 8Agustus 2024 mendatang. Film sekuel kedua ini hadir setelah seri pertama pada 2016 lalu.

Uang Panai’ Maha(L)r 2 ini hasil kolaborasi Finisia dengan Rumpi Entertainment dan 786 Production.

Film lokal karya sineas Makassar, Sulsel ini mengangkat cerita tantang budaya uang panai yang merupakan adat di masyarakat Bugis- Makassar menjelang pernikahan.

Baca Juga : Terinspirasi Film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?, Netzme Hadirkan Numofest di Makassar

Sutradara Ihdar Nur menceritakan, film Uang Panai’ Maha(L)r 2 ini ceritanya lebih lucu, modern dan visual yang lebih baik dan kekinian sesuai dengan tren saat ini.

“Ceritanya uang panai’ ini ceritanya berlanjut. Tapi kisah yang dihadirkan lebih kompleks, ada keluarga dan budaya,” kata Ihdar Nur saat konferensi pers di Astra Motor Experience Center, Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Rabu (31/7/2024).

Ihdar Nur mengatakan, film ini masih memiliki benang merah dengan film pertamanya. Di mana kisahnya masih bersentuhan dengan Anca (Ikram Noer) dan Risna (Nur Fadillah), tokoh utama di film pertama.

Baca Juga : VIDEO: Sudah Lamaran Namun Batal Bawa Uang Panai’ Rp100 juta, Massa Rusak Rumah Warga di Jeneponto

Kali ini, tokoh utama yang menjadi pusat cerita adalah Iccang (Rendi Yusa Ali) dan Icha (Dini Arishandy). Keduanya menghadapi persoalan pelik ketika hendak melanjutkan hubungannya ke jenjang lebih tinggi, yakni pernikahan.

Namun, rencana pernikahan Iccang dan Icha terancam batal akibat tingginya uang panai’ yang dipatok keluarga, yakni Rp200 juta. Dalam momentum mencari solusi tersebut, Iccang akhirnya mencoba jasa konsultan Pattumbu’.

Perusahaan jasa konsultasi Uang Panai’ pertama di dunia ini didirikan oleh Tumming dan Abu, sahabat Ancha pada film pertama Uang Panai’ yang membantunya sehingga bisa menikahi Risma.

Baca Juga : Tayang Lebaran 2025, Starvision Angkat Kisah Cinta Raim Laode ke Layar Lebar dalam Film Komang

Ihdar menjelaskan, film kedua ini memiliki persoalan yang lebih kompleks dari film pertama. Begitupun konflik yang dihadirkan, walau punya premis sama.

Cerita dalam film ini punya keterkaitan erat dalam kondisi sosial masyarakat saat ini. Di mana perempuan, akan diberikan standar uang panai’ sesuai dengan latar belakang pendidikan, rupanya, serta keluarganya.

“Kita mau buat ini lebih besar, mulai dari segi konflik, jumlah pemain, komedi, sampai drama, namun relate dengan kehidupan saat ini, karena berdasarkan penelitian,” sambung Ihdar.

Baca Juga : Mainkan Kisah Nyata, Pemain Film Petaka Gunung Gede “Didatangi” si Pemilik Cerita

Sementara itu, Penulis Naskah Elvin Miradi menjanjikan bahwa film ini menawarkan sesuatu yang lebih modern, kebaruan untuk menjangkau target audience baru, generasi berbeda yang tidak sempat menonton dan mengetahui film pertama.

Elvin bilang, film ini memberikan pesan moral yang kuat tentang banyak hal. Salah satunya memberikan klarifikasi kepada orang yang selama ini menganggap bahwa Uang Panai’ sebagai label harga yang diberikan kepada anak gadis.

Film ini juga memberikan penegasan bahwa pemuda Sulsel punya komitmen yang kuat, dan pekerja keras. Terlihat dari upaya Iccang menikahi Icha.

Baca Juga : Film Kaka Boss Hadirkan Komedi Khas Keluarga Timur, Tawa yang Mengandung Bawang

“Seolah itu cewe dijual, padahal itu hanya budaya yang ditanamkan sejak dulu kala,” ucap Elvin.

Ahmad Zuhael yang dikenal dengan nama Abu mengajak masyarakat berduyun-duyun menonton film kreasi putra-putri Sulsel.

“Ini adalah satu karya terbaik anak Sulawesi, makanya kita harus nonton,” kata Abu.

Film ini ditarget mampu menembus penonton lebih banyak dari pendahulunya, yakni 500 ribu. Film ini bisa disaksikan mulai 8 Agustus di seluruh bioskop tanah air.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis09 September 2026 22:49
Penjualan Kendaraan Hybrid Kalla Toyota Naik 137 Persen
Kalla Toyota mencatatkan pertumbuhan penjualan positif sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Salah satu penopang utamanya adalah penjualan kendaraan ...
News09 September 2026 20:15
KKPR Tiga Proyek Terbit, PLN UIP Sulawesi Lanjutkan Pembebasan Lahan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mencatat kemajuan dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan setelah Kesesuaian Kegiatan...
Video09 September 2026 19:53
VIDEO: Sengketa Lahan 33 Hektare di Makassar Kembali Memanas
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sengketa lahan seluas 33 hektare di kawasan Jalan Ujung Bori, Manggala, Makassar, Rabu (9/9/2026). Dua kelompok warga ter...
Metropolitan09 September 2026 18:16
Warga Antre Berjam-jam di SPBU, Polda Sulsel Selidiki Dugaan Mafia BBM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga membuat warga harus menun...