Logo Sulselsatu

VIDEO: MK Ubah Ambang Batas Pencalonan Kepala Daerah, PDI Perjuangan Bisa Usung Calon di Pilkada Jakarta

Andi
Andi

Selasa, 20 Agustus 2024 19:34

SULSELSATU.com – Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan untuk mengubah ambang batas pencalonan kepala daerah.

Putusan nomor 60/PUU-XXII/2024 ini merupakan hasil dari gugatan yang diajukan oleh Partai Buruh dan Partai Gelora.

MK memutuskan bahwa ambang batas pencalonan kepala daerah tidak lagi sebesar 25 persen perolehan suara partai politik atau gabungan partai politik dalam Pemilihan Legislatif DPRD sebelumnya, atau 20 persen kursi DPRD.

Baca Juga : Terbukti Ijazah Palsu, MK Diskualifikasi Trisal, Pilkada Palopo Diulang

Dengan keputusan MK ini, PDI Perjuangan, sebagai satu-satunya partai politik yang belum mendeklarasikan dukungan, kini memiliki peluang untuk mengusung pasangan calon.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis28 Oktober 2026 19:48
Suzuki Tampilkan Tiga Produk di GIIAS Makassar, Tawarkan Cashback hingga Rp5 Juta
Suzuki selama ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Makassar 2026 menghadirkan sejumlah kendaraan berteknologi hybrid dan program p...
Bisnis28 Oktober 2026 19:19
Toyota Luncurkan bZ4X Touring dan Land Cruiser Hybrid di GIIAS Makassar 2026
PT Toyota-Astra Motor (TAM) menghadirkan sejumlah model terbaru di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Makassar 2026 yang berlang...
Bisnis28 Oktober 2026 18:17
Wuling Bawa Tiga Mobil Elektrifikasi ke GIIAS Makassar 2026, Ada Air ev Spesial Toy Story 5
Wuling Motors menghadirkan tiga model kendaraan elektrifikasi, yakni Air ev, Darion, dan Eksion, dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Sho...
News28 Oktober 2026 17:09
Muncul Bela Aliansi di Bungku Timur, Rekam Jejak Irwan Arya Disorot
Mantan Ketua DPRD Morowali periode 2014–2019 Irwan Arya kembali memunculkan diri di media dengan melontarkan kritik keras terhadap operasional PT Va...