Logo Sulselsatu

Dukung Penanggulangan HIV/AIDS, PT Vale IGP Pomalaa Raih Penghargaan Kemnaker Kategori Gold

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 03 September 2024 17:57

PT Vale IGP Pomalaa raih penghargaan P2HIV/AIDS Kategori Gold dari Kemnaker RI. Foto: Istimewa.
PT Vale IGP Pomalaa raih penghargaan P2HIV/AIDS Kategori Gold dari Kemnaker RI. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, KOLAKA – Pemerintah Indonesia menetapkan target untuk mencapai ‘Ending AIDS 2030’, dengan sasaran penurunan kasus HIV baru sebesar 75 persen dan pengurangan kematian akibat AIDS sebesar 65 persen.

Sebagai bagian dari strategi nasional ini, pemerintah aktif melibatkan sektor swasta dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS.

Dalam kerangka tersebut, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa dinilai telah menunjukkan kontribusi yang sangat signifikan dalam mewujudkan komitmennya.

Baca Juga : PT Vale Tekankan Pemberdayaan Masyarakat sebagai Fondasi Keberlanjutan

Untuk itu, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) menganugerahkan penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS (P2HIV/AIDS) Kategori Gold kepada PT Vale IGP Pomalaa, sebagai pengakuan atas dedikasi dan efektivitas program perusahaan dalam penanggulangan HIV/AIDS di lingkungan kerja.

Penghargaan ini diberikan oleh Kemnaker RI dalam acara Penyerahan Penghargaan Bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Tahun 2024 di Jakarta, Jumat (23/8/2024).

P2HIV/AIDS Award merupakan bentuk apresiasi dari Kemnaker RI terhadap perusahaan di Indonesia yang memiliki komitmen dalam penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja.

Baca Juga : PT Vale Tanam 50 Mangrove dan 200 Lamun di Pesisir Luwu Timur

Penghargaan ini menegaskan peran strategis IGP Pomalaa dalam mendukung pencapaian target nasional ‘Ending AIDS 2030’.

Head of Project IGP Pomalaa Mohammad Rifai mengatakan, apresiasi dari Kemenaker RI diperoleh atas komitmen perseroan dalam mengimplementasikan kebijakan menyeluruh mengenai HIV/AIDS, yang meliputi pencegahan, pengobatan, dan penghapusan stigma terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHIV).

Kebijakan ini sesuai dengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja RI No. 68/2004, memastikan bahwa semua karyawan baru menerima edukasi menyeluruh mengenai HIV/AIDS, serta jaminan perawatan dan pengobatan bagi karyawan ODHIV.

Baca Juga : PT Vale Perkuat Kompetensi Tenaga Medis di Kolaka Lewat Pelatihan BTCLS

“Partisipasi kami dalam HIV/AIDS Award adalah pernyataan tegas tentang dukungan kami terhadap upaya pemerintah dalam mengatasi HIV/AIDS. Kami memandang penghargaan ini sebagai pengakuan atas integritas dan dedikasi kami,” katanya, Jumat (30/8/2024).

Rifai menuturkan, perseroan sangat tegas dalam menerapkan standar safe and health pada karyawan, hal tersebut sejalan dengan nilai-nilai perusahaan yang ingin mewujudkan suasana kerja aman dan dalam kondisi sehat.

Saat ini, Kabupaten Kolaka mencatat total 107 kasus HIV/AIDS hingga Juni 2024, dengan angka infeksi baru yang terus meningkat.

Baca Juga : PT Vale Kembali Buka Beasiswa untuk Mahasiswa S2 Asal Luwu Timur

IGP Pomalaa berkomitmen untuk menggelar kampanye kesadaran HIV/AIDS di masyarakat setidaknya dua kali dalam setahun, untuk memperkuat pemahaman dan mencegah penyebaran virus.

Dia menegaskan, penghargaan ini merupakan hasil dari komitmen IGP Pomalaa dalam memastikan keselamatan dan kesehatan kerja yang optimal.

Menghadapi peningkatan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Kolaka, IGP Pomalaa berkomitmen untuk memperluas inisiatif edukasi dan kampanye kesehatan.

Baca Juga : PT Vale Kirim Bantuan Kebutuhan Pokok dan Obat-obatan untuk Korban Bencana NTT

“Kami berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam edukasi dan pencegahan HIV/AIDS, dengan harapan dapat memberikan dampak positif dalam memutus rantai penyebaran virus,” tambah Rifai.

Dengan penghargaan ini, IGP Pomalaa tidak hanya menegaskan dedikasinya terhadap penanggulangan HIV/AIDS, tetapi juga menginspirasi sektor lain untuk bergabung dalam perjuangan melawan pandemi ini.

Komitmen yang ditunjukkan PT Vale IGP Pomalaa merupakan contoh nyata bagaimana sektor swasta dapat berkolaborasi secara efektif dengan pemerintah untuk mencapai tujuan kesehatan global.

Melalui upaya berkelanjutan dan inovatif, IGP Pomalaa akan terus menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, sekaligus berkontribusi pada upaya nasional untuk mengakhiri AIDS pada 2030.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan03 September 2026 16:33
Pemilihan Rektor UNM Periode 2027-2031 Dimulai, Senat Buka Penjaringan Bakal Calon
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) mulai mempersiapkan proses pemilihan rektor untuk periode 2027-2031. Senat UNM memastik...
Makassar03 September 2026 11:34
Kerjasama UNM-Perpusnas, 300 Mahasiswa KKN Tematik Bawa Misi Perkuat Literasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar resmi melepas 300 mahasiswa KKN tematik literasi ke 4 Kabupaten. Total mahasiswa KKN yang...
Makassar03 September 2026 10:06
UNM dan Disdik Makassar Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi Guru melalui Literasi Digital, AI, dan Pengembangan Media Pembelajaran Muatan Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pusat Kurikulum dan Inovasi Pembelajaran LPMP2 UNM Bekerjasama Dinas Pendidikan Kota Makassar mewadahi Workshop Terpa...
Video02 September 2026 21:42
VIDEO: Destry Damayanti Dilantik Jadi Gubernur Bank Indonesia, Masa Jabatan 5 Tahun
SULSELSATU.com – Pelantikan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia pada Rabu, 2 September 2026. Menggantikan Perry Warjiyo yang mengun...