Logo Sulselsatu

Total Aset Perbankan di Sulsel Capai Rp198,95 Triliun, Tumbuh 7,78 Persen dari Tahun Sebelumnya

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 10 Oktober 2024 14:54

Kepala OJK Sulselbar Darwisman. Foto: Istimewa.
Kepala OJK Sulselbar Darwisman. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAROtoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar mencatat total aset perbankan di Sulsel posisi Agustus 2024 tumbuh 7,78 persen dari tahun sebelumnya (yoy). Total aset perbankan mencapai Rp198,95 triliun.

Pertumbuhan positif juga terjadi di dana pihak ketiga (DPK) yang tumbuh 8,61 persen (yoy), nominalnya mencapai Rp133,64 triliun.

Kepala OJK Sulselbar Darwisman menjelaskan, dari kinerja perbankan yang tumbuh positif, kredit juga mengalami pertumbuhan.

Baca Juga : OJK Perkuat Sistem Dana Pensiun Nasional Sejalan Standar Internasional OECD

“Kredit yang disalurkan tumbuh sebesar 7,68 persen (yoy) dengan nominal mencapai Rp162,32 triliun,” jelas Darwisman.

Di lihat dari sisi penyalurannya, kredit di Sulsel masih didominasi oleh penyaluran kredit produktif sebesar 55,04 persen.

Berdasarkan sektor ekonomi, kredit paling banyak disalurkan pada sektor perdagangan besar dan eceran dengan porsi sebesar 23,82 persen mencapai Rp38,66 triliun.

Baca Juga : OJK dan Pemerintah Siapkan Roadmap Bulion 2026–2031 untuk Perkuat Investasi Emas

“Penyaluran redit bank umum mencapai Rp159,17 triliun dan bank pengkreditan rakyat (BPR) sebesar Rp3,14 triliun hingga posisi Agustus 2024,” kata Darwisman.

Kinerja intermediasi perbankan Sulsel terjaga dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) 123,72 persen dan tingkat rasio kredit bermasalah berada di level aman 2,98 persen.

Selanjutnya, untuk perbankan Syariah turut menunjukkan pertumbuhan yang lebih tinggi pada posisi Agustus 2024.

Baca Juga : Indeks Optimisme Bank Capai 56, OJK Sebut Kinerja Perbankan Tetap Solid

Hal ini tercermin dari aset perbankan syariah yang tumbuh sebesar 16,86 persen (yoy) menjadi Rp15,54 triliun, dengan penghimpunan DPK yang tumbuh sangat tinggi 21,10 persen menjadi Rp11,26 triliun.

Penyaluran pembiayaan perbankan syariah juga tumbuh sebesar 17,22 persen (yoy) menjadi Rp13,26 triliun.

“Tingkat intermediasi perbankan Syariah juga berada pada level 117,72 persen dengan tingkat NPF pada level aman 2,26 persen,” sebutnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News10 Maret 2026 17:02
DPP Pastikan Hanya Fadel Tauphan Ansar Ketua KNPI yang Sah di Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menegaskan tidak ada lagi dualisme di tubuh KNPI Sul...
Ramadan10 Maret 2026 16:30
Program Idul Fitri Bahagia LAZ Hadji Kalla Bagi Ribuan Paket Sembako di 23 Kabupaten
LAZ Hadji Kalla menyalurkan paket sembako Ramadan kepada masyarakat di 23 kabupaten/kota melalui program Idul Fitri Bahagia....
Makassar10 Maret 2026 15:36
PD Parkir dan Kecamatan Ujung Pandang Sepakat Manfaatkan Kontainer Makassar Recover Operasional Parkir
SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, terus berupaya memaksimalkan pemanfaatan aset yang ada agar tidak terbengkalai, apalagi peng...
Makassar10 Maret 2026 14:30
Pemkot Makassar Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Bersama BPS
SULSELSATU.com MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar terka...