Logo Sulselsatu

Appi-Aliyah Diserang Black Campaign, Tim Hukum Akan Lapor ke Bawaslu

Asrul
Asrul

Kamis, 24 Oktober 2024 12:51

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Menjelang satu bulan pemilihan Wali Kota dan wakil Wali Kota Makassar 2024 untuk pilkada serentak. Pasangan calon (Paslon) Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (MULIA) diserang isu miring, Black Campaign (Kampanye hitam).

Black Campaign tersebut disebar oleh oknum yang tidak bertanggungjawab lewat video berdurasi 1.32 detik. Pada intinya menyebar hoax dan fitnah menyerang keluarga Bosowa Group.

“Kami temukan bukti (black campaign), video berdurasi 1.32 detik yang memiliki muatan atau maksud dan tujuan untuk menjatuhkan elektabilitas dan popularitas pasangan nomor urut 01 MULIA di Pilwalkot Makassar 2024,” kata Tim hukum MULIA, Juhardi Joe, Kamis (24/10/2024).

Baca Juga : Silaturahmi Lebaran, Appi Dengar Nasihat JK untuk Makassar ke Depan

“Kami dari tim hukum MULIA akan buat laporan di Bawaslu hari ini. Dan meminta APH menindak tegas oknum penyebar hoax dan fitnah pembuat dan penyebar video tersebut,” tambah Juhardi.

Ia berpandangan, tindakan pihak lain yang menyerang paslon MULIA secara hukum dikenakan dengan ketentuan undang-undang nomor 1 tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah penganti undang-undang (perpu) dan undang-undang nomor 1 tahun 2024 tentang perubahan ke dua undang -undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

“Dimana perbuatan yang menyerang nama baik, martabat dan Pribadi seseorang adalah perbuatan yang tentu dapat dipidana sehingga siapapun yang menyerang kehormatan dan nama baik seseorang melalui sistem elektronik membuat atau menyebarkan harusnya berhati-hati karena perbuatan tersebut dapat di pidana,” tegasnya.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Ikuti Edaran Mendagri, Open House Idulfitri Dibatasi Satu Hari

Ia meyakini bahwa masyarakat kota Makassar cerdas dan paham mengenai segala bentuk black campaign, apalagi hanya untuk semata-mata menjatuhkan elektabilitas dan popularitas pasangan calon walikota Makassar, Munafri Arifuddin dan wakil walikota makassar Aliyah Mustika ilham (MULIA).

Juhardi Joe menduga bahwa alasan oknum membuat dan menyebarkan video black campaign terhadap pasangan MULIA adalah bentuk kepanikan dan kekuatiran karena melihat antusias masyarakat kota Makassar yang ingin dipimpin oleh Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham (MULIA) Periode lima tahun mendatang.

“Tentu yang membuat dan menyebarkan berita black campaign adalah diduga kuat karena frustrasi melihat hasil lembaga survei lokal maupun nasional, dimana-mana mengunggulkan pasangan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham (MULIA) tinggi. Ini membuat pihak lain merasa iri sehingga menyebar fitnah ke ruang publik,” tukasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan04 Agustus 2026 14:51
Baruga Pathway SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bantu Siswa Tembus Kampus Internasional
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Makassar resmi meluncurkan Athirah Baruga Pathway. Sebuah program pendampingan studi luar negeri yang dirancang untuk m...
Metropolitan04 Agustus 2026 14:21
Ketua RT Rappokalling Bagikan Rahasia Sukses Pilah Sampah, Warga Dapat Sembako dari Bank Sampah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua RT 002/RW 001, Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Sri Rahmi Mahmud, SH., MH., membagikan pengalaman mener...
Metropolitan04 Agustus 2026 13:54
Pemilahan Sampah Sejak 2025, RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Berbasis Kolaborasi Warga
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Budaya memilah sampah di RT 04/RW 07 Cluster Berlian Permata, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, telah diterapk...
Metropolitan04 Agustus 2026 12:31
Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Makassar, Pakar: Bukan Lagi Imbauan, Melainkan Kewajiban Hukum
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemilahan sampah dari rumah tangga dinilai menjadi langkah paling mendasar untuk menyelamatkan Kota Makassar dari ancaman...