Logo Sulselsatu

Tembok SD Pannara Makassar Roboh Akibat Longsor

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Jumat, 08 November 2024 21:16

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tembok SD Negeri Pannara di Jalan Antang Raya, Kecamatan Manggala, Makassar, roboh diterjang longsor dari timbunan proyek perumahan pada Senin (4/11/2024), pukul 14.27 WITA.

Insiden ini terjadi saat hujan deras mengguyur Kota Makassar, tepat di tengah kegiatan belajar mengajar.

Kepala Sekolah SD Negeri Pannara, Rahdan Rahman, mengungkapkan bahwa tembok sekolah yang berada di samping area proyek perumahan tersebut hancur dan merusak sejumlah fasilitas sekolah, termasuk ruang baca, smart toilet, ring house, bank sampah, alat peraga, dan ruang belajar. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Alhamdulillah, tidak ada korban. Namun, proses belajar mengajar tentu terganggu, terutama kelas yang dekat dengan lokasi tembok yang ambruk,” ujar Rahdan, Jumat (8/11/2024).

Rahdan menduga penyebab longsor adalah kurangnya sistem penyerapan air akibat penebangan pohon di sekitar area perumahan. Ditambah lagi, perumahan tersebut tidak memiliki pondasi tembok yang memadai, sehingga beban tanah dari timbunan langsung menghantam tembok sekolah.

“Kondisi geografisnya membuat area sekolah lebih rendah dibandingkan timbunan perumahan. Ketinggian timbunan mencapai 3 meter dari lantai sekolah, sehingga tanpa pondasi, ini sangat berisiko,” jelas Rahdan.

Awalnya, pihak perumahan telah berjanji untuk membangun tembok sendiri serta sistem drainase guna mencegah dampak terhadap sekolah. Namun, janji tersebut belum dipenuhi, dan akhirnya tembok sekolah roboh.

Atas kejadian ini, pihak sekolah memutuskan untuk menerapkan pembelajaran daring untuk kelas 1 dan 2 yang paling dekat dengan lokasi tembok ambruk. Metode daring ini diterapkan bergantian untuk menjaga keselamatan murid dan guru.

Pihak sekolah juga telah melakukan mediasi dengan kelurahan dan pihak perumahan untuk mencari solusi. “Semua sepakat untuk menghentikan sementara pengerjaan proyek sampai tembok yang rusak diperbaiki,” tandas Rahdan.

Kasus ini menjadi sorotan karena selain merugikan sekolah, juga menjadi pelajaran penting tentang pentingnya keamanan dan perencanaan yang matang dalam pembangunan di sekitar fasilitas publik. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan05 November 2026 11:11
YBM PLN Bantu Biaya Pendidikan 15 Mahasiswa Unismuh
Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menyalurkan bantuan pendidikan kepada 15 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unism...
Metropolitan05 November 2026 10:23
HUT ke-419 Makassar, Pemkot Hadirkan Pasar Murah Jangkau Kecamatan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, terus menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dalam menyemarakkan...
Makassar05 November 2026 10:10
MTQ Makassar Buka Audisi se-Sulsel, Hadiah Capai Rp1,4 Miliar
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Makassar 2026 telah menarik lebih dari 1.200 pendaftar hingga awal November. Jumlah tersebut hampir dua k...
Ekonomi05 November 2026 10:06
OJK Ajak Warga Sulsel Manfaatkan Produk Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak masyarakat Sulawesi Selatan meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan produk keuangan syariah dalam kehidupan sehar...