Logo Sulselsatu

2.000 Mahasiswa Unhas Ikut OJK Mengajar, Tingkatkan Pemahaman Literasi Keuangan Termasuk Produk Asuransi

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 21 November 2024 19:10

Kepala OJK Sulselbar Darwisman saat memberikan opening speech saat OJK Mengajar. Foto: Istimewa.
Kepala OJK Sulselbar Darwisman saat memberikan opening speech saat OJK Mengajar. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAROtoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan kuliah umum kepada 2.000 mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Mahassar, pada Kamis (21/11/2024).

Kuliah umum tersebut merupakan program OJK Mengajar ‘Generasi Cerdas Keuangan Menuju Indonesia Emas’. Rangkaian HUT ke-13 Otoritas Jasa Keuangan yang dilakukan di seluruh Indonesia.

OJK Mengajar yang berlangsung di Unhas Makassar bersinergi bersama dengan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI).

Baca Juga : OJK Tekankan Peran Human Firewall Hadapi Ancaman Siber di Sektor Keuangan

Hadir Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono sebagai pemateri.

OJK Mengajar di Unhas juga diikuti lembaga jasa asuransi. Ada juga booth yang memberikan peran edukasi masyarakat khususnya kepada mahasiswa untuk paham produk jasa keuangan untuk kehidupan,” kata Ogi kepada media, Kamis (21/11/2024).

Ogi Prastomiyono menjelaskan, produk jasa keuangan saat ini dinilai sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat.

Baca Juga : OJK Perkuat Ketahanan Industri Keuangan Digital Nasional Hadapi Ancaman Siber

“Mahasiswa ini juga membutuhkan produk jasa keuangan, investasi, tabungan, proteksi terhadap risiko yang mungkin terjadi. Dan ini peran lembaga asuransi untuk memberikan pemahaman. Membeli produk asuransi itu kebutuhan bukan kewajiban,” kata Ogi Prastomiyono.

Terakhir, ia berharap kegiatan yang dilakukan tahun ini termasuk OJK Mengajar dapat meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan dalam survei yang dilakukan setiap awal tahun.

Semenatar itu, lanjutnya, kalau dari dana pensium, OJK saat ini tengah mengembangkanproduk asuransi yang bisa menjangkau pekerja informal atau masyarakat yang belum memasuki usia kerja.

Baca Juga : Kuartal I Pertama 2026, Satgas PASTI Hentikan 953 Entitas Pinjol dan Investasi Ilegal

“Ini menjadi program pengembanga inklusi keuangan di masyarakat,” ujarnya.

Kepala OJK Sulselbar Darwisman menjelaskan, kegiatan edukasi dilakukan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.

“Saat ini, sudah ada 1.762 kegiatan edukasi dengan jumlah peserta 186.585. Jumlah ini belum termasuk edukasi dalam media digital seperti di radio dan platform lainnya,” kaat Darwisman.

Baca Juga : OJK Perpanjang Waktu Kewajiban Pelaporan SLIK Perusahaan Asuransi

Darwisman juga menjelaskan, hingga saat ini pengaduan yang masuk di OJK umumnya tentang perbankan dan menanyakan informasi dan memberi pertanyaan. Dan, adauan yang masuk sudah diselesaikan sampai 99 persen.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...
Hukum03 Mei 2026 17:52
Buruh Pria di Makassar Dihajar Mahasiswa gegara Motor Bersenggolan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang buruh pria AGB (47) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihajar oleh seorang mahasiswa berinisial MAS...
News03 Mei 2026 15:45
MDA Gandeng Anak Muda Kembangkan SDM Berkualitas Generasi Emas Matappa
PT Masmindo Dwi Area (MDA) menggandeng kalangan pemuda, mahasiswa, dan akademisi melalui forum bertajuk Sinergi Strategis: Membangun Generasi Emas Mat...