SULSELSATU.com, JENEPONTO – Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan, memimpin langsung pengamanan di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kelara pada Minggu (01/12/2024).
Pengamanan ini dilakukan menyusul aksi ratusan massa pendukung Pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Jeneponto, nomor urut 03, Sarif-Qalbi, yang mendatangi lokasi tersebut dengan tuntutan untuk menghentikan proses rekapitulasi suara.
Aksi massa ini dipicu oleh ketidakpuasan terhadap pelaksanaan Pilkada, khususnya di PPK Kelara. Untuk menjaga situasi tetap kondusif, puluhan anggota Polres Jeneponto, personel BKO Brimob Polda Sulawesi Selatan, serta anggota Koramil Kelara dikerahkan.
Sebagai langkah antisipasi, Ketua KPU Jeneponto , Asming Syarif bersama Ketua Bawaslu Kabupaten Jeneponto, Muhammad Alwi memutuskan untuk memindahkan proses rekapitulasi suara ke gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jeneponto di Jalan Lanto Dg Pasewang.

Pemindahan logistik Pilkada dilakukan pada Minggu malam dengan pengawalan ketat dari Polres Jeneponto, BKO Brimob Polda Sulsel, serta personel Kodim 1425 Jeneponto.
Kapolres Jeneponto menegaskan bahwa pengamanan ini dilakukan untuk memastikan proses demokrasi berjalan lancar tanpa gangguan.
“Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban agar proses pemilu dapat diselesaikan dengan baik sesuai aturan yang berlaku,” ujar AKBP Widi Setiawan.
Hingga saat ini, situasi di PPK Kelara telah berangsur kondusif, sementara proses rekapitulasi suara akan dilanjutkan di gudang KPU di bawah pengawasan ketat aparat keamanan.
Penulis Dedi Jentak
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar