Logo Sulselsatu

Komunitas Laboran Mengabdi Indonesia Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Desa Mangindara

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Senin, 30 Desember 2024 18:46

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komunitas Laboran Mengabdi Indonesia kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat melalui program pengabdian di Desa Mangindara, Kabupaten Takalar.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari sponsor utama Kimia Farma dan Kaku Food, serta kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Makassar, Komunitas Temanbaikta, Imatelki, Adequate, dan Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP) Makassar.

Kegiatan ini melibatkan penyuluhan kesehatan tentang Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta pemeriksaan kesehatan gratis. Warga Desa Mangindara dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol, hingga berat badan tanpa biaya.

Kepala Dusun Mangindara, Syamsuddin, menyampaikan rasa syukurnya atas inisiatif ini. “Kegiatan ini sangat positif dan bermanfaat. Kami sangat bersyukur karena kegiatan ini bisa dilaksanakan di sini. Kami juga mendukung penuh program pengabdian masyarakat ini. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut sehingga desa-desa lain juga bisa merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Founder Komunitas Laboran Mengabdi Indonesia, Annisa Syafri, menegaskan pentingnya kegiatan seperti ini dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

“Kami bangga dapat berkontribusi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya di Desa Mangindara. Dengan pemateri seperti Dian Ayu Safitri, S.Ked, kami memberikan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis untuk membantu masyarakat memahami kondisi kesehatannya.”ungkapnya.

Selain itu, ia menyatakan bahwa Komunitas Laboran Mengabdi Indonesia berkomitmen untuk terus menjalankan program pengabdian yang berdampak luas. Mereka mengajak lebih banyak pihak untuk bergabung dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah.

“Kami berharap program ini dapat membantu mencegah penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan asam urat,” jelas Annisa.

Salah satu volunteer, Permana Agung, mengungkapkan pengalaman emosionalnya selama terlibat dalam kegiatan ini. Dia menjelaskan bahwa program ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor dapat menciptakan dampak besar bagi masyarakat.

“Saya sangat tersentuh ketika mendengar seorang warga berkata, ‘Nak, saya sebenarnya belum pernah melakukan pemeriksaan kesehatan karena tidak ada biaya.’ Hal ini membuat saya sadar betapa pentingnya kegiatan seperti ini untuk memberikan layanan kesehatan yang merata. Saya berharap kegiatan ini bisa rutin dilakukan setiap bulan,” ungkap Permana.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News05 November 2026 13:19
Pajak MBLB Overburden Pemkab Luwu Timur Dinilai Memberatkan Perusahaan Tambang
Langkah Pemerintah di sejumlah daerah yang gencar mengejar pemasukan tanpa memperhatikan keberlangsungan dunia usaha dan aturan perpajakan, menjadi so...
Pendidikan05 November 2026 11:11
YBM PLN Bantu Biaya Pendidikan 15 Mahasiswa Unismuh
Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menyalurkan bantuan pendidikan kepada 15 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unism...
Metropolitan05 November 2026 10:23
HUT ke-419 Makassar, Pemkot Hadirkan Pasar Murah Jangkau Kecamatan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, terus menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dalam menyemarakkan...
Makassar05 November 2026 10:10
MTQ Makassar Buka Audisi se-Sulsel, Hadiah Capai Rp1,4 Miliar
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Makassar 2026 telah menarik lebih dari 1.200 pendaftar hingga awal November. Jumlah tersebut hampir dua k...