Logo Sulselsatu

Kajati Sulsel Agus Salim Siapkan Jaksa Pengacara Negara Dampingi KPU Hadapi Perselisihan Hasil Pilkada di MK

Dedy
Dedy

Senin, 06 Januari 2025 14:53

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR—Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, Agus Salim, menghadiri Rapat Koordinasi Pendampingan Penyelesaian Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) antara KPU Provinsi, Kejaksaan Tinggi, serta KPU Kabupaten/Kota dan Kejari se-Sulsel di Hotel Hyatt Place Makassar, Senin (6/1/2025).

Dalam acara tersebut, turut hadir Ketua KPU Sulsel, Hasbullah, bersama jajaran komisioner KPU Sulsel, serta perwakilan KPU Kabupaten/Kota dan Kajari dari 10 kabupaten/kota di Sulsel.

Kajati Sulsel, Agus Salim, menegaskan komitmen Kejaksaan untuk mendampingi KPU dalam menghadapi proses Pilkada Serentak 2024, terutama terkait penyelesaian perselisihan hasil pemilihan di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kita mendukung penuh KPU Sulsel dan KPU Kabupaten/Kota. Saya berharap Jaksa Pengacara Negara (JPN) dan KPU dapat mempelajari putusan serta gugatan yang pernah diajukan di MK pada Pilkada sebelumnya,” ungkap Agus Salim.

Dari 11 gugatan Pilkada yang masuk ke MK, Kajati Sulsel meminta agar KPU dan JPN dapat memetakan mana yang paling urgent dan membutuhkan perhatian khusus. Agus Salim juga menekankan pentingnya sinergi yang lebih erat antara KPU dan Kejaksaan untuk menghadapi sengketa Pilkada di MK.

Beberapa daerah yang akan menghadapi proses perselisihan hasil Pilkada di MK antara lain Pilgub Sulsel, Pilkada Kota Makassar, Parepare, Palopo, serta Pilkada Kabupaten Takalar, Pangkep, Jeneponto, Pinrang, Toraja Utara, Bulukumba, dan Selayar.

Ketua KPU Sulsel, Hasbullah, menyampaikan terima kasih atas dukungan Kejati Sulsel dalam menghadapi penyelesaian PHP Pilkada di Sulsel. “Urusan Pilkada selalu melibatkan Kejaksaan. Kami mohon arahan dari Pak Kajati Sulsel terkait persiapan menghadapi PHP ini,” kata Hasbullah.

Hasbullah juga menambahkan bahwa sinergi antara KPU dan Kejati Sulsel menjadi percontohan di tingkat nasional. Berkat kolaborasi tersebut, Sulsel berhasil meraih kategori teraman kedua atau zona hijau, yang sebelumnya berada di lima besar kategori rawan.

“Kami sudah bertemu dengan teman-teman JPN, sementara daerah lain masih mencari jadwal. Ini menjadi bukti bahwa apa yang kami lakukan di level provinsi menjadi perhatian dan pembicaraan banyak pihak,” tutup Hasbullah.(Ded)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum21 September 2026 17:57
Jaksa Tunggu Audit BPKP Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Perpustakaan Digital Rp13 Miliar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangu...
Makassar21 September 2026 17:48
Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memperkuat kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meni...
Pendidikan21 September 2026 17:11
Asmo Sulsel Perluas Edukasi Safety Riding ke SMKN 1 Bone
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda melalui kegiatan safety riding di SMKN 1 Bon...
Metropolitan21 September 2026 16:33
464 Kepala Sekolah Ikuti Asesmen, Appi Tekankan Pendidikan Karakter dan Budaya Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menekankan pentingnya dunia pendidikan beradaptasi dengan perkemban...