Logo Sulselsatu

Sempat Resahkan Warga, Prabowo Beri Instruksi Pengecer Bisa Jual LPG 3 Kg Mulai Hari Ini

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Selasa, 04 Februari 2025 17:16

Pembelian LPG 3 Kg pakai KTP sudah berlaku di pangkalan resmi Pertamina (dok. Pertamina)
Pembelian LPG 3 Kg pakai KTP sudah berlaku di pangkalan resmi Pertamina (dok. Pertamina)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Presiden RI Prabowo Subianto telah mengeluarkan arahan agar pengecer kembali diperbolehkan menjual LPG 3 kg mulai hari ini. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan masyarakat kecil tetap memiliki akses mudah terhadap gas subsidi yang menjadi kebutuhan utama mereka.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dalam pernyataannya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2025). Menurutnya, keputusan ini diambil setelah adanya komunikasi langsung dengan Presiden terkait dampak kebijakan sebelumnya terhadap distribusi gas melon.

“Setelah komunikasi dengan Presiden, beliau menginstruksikan kepada Kementerian ESDM agar pengecer diaktifkan kembali untuk berjualan seperti biasa. Ke depan, mereka juga akan dikategorikan sebagai sub pangkalan,” ujar Dasco.

Ia menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengendalikan harga di tingkat pengecer agar tetap terjangkau bagi masyarakat. Dengan adanya regulasi baru, diharapkan pengecer tidak lagi menjual LPG 3 kg dengan harga yang tidak wajar.

Kebijakan ini juga muncul setelah muncul keluhan dari masyarakat mengenai sulitnya mendapatkan LPG 3 kg di pengecer dengan harga normal. Dengan sistem baru yang mengubah pengecer menjadi sub pangkalan, distribusi diharapkan menjadi lebih tertata dan efisien.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa pasokan LPG 3 kg di masyarakat tetap aman dan tidak mengalami kelangkaan.

“Saya jamin, tidak ada kelangkaan barang,”* kata Bahlil dalam keterangannya di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (3/2/2025).

Ia juga membantah bahwa kelangkaan disebabkan oleh pembatasan kuota LPG 3 kg oleh pemerintah. Menurutnya, impor dan subsidi gas melon masih berjalan seperti sebelumnya tanpa ada pengurangan.

“LPG ini tidak ada kuota yang dibatasi. Impor kita sama bulan lalu dan bulan sekarang atau 3-4 bulan lalu, sama saja. Subsidinya pun enggak ada yang dipangkas, tetap sama,”pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum08 Agustus 2026 23:56
Bupati Gowa Dikaitkan Tiga Kasus di Kepolisian, Satu Terancam Dijemput Paksa
SULSELSATU.com, GOWA– Bupati Gowa Husniah Talenrang dikaitkan tiga kasus hukum yang sedang berproses di Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Polr...
Politik08 Agustus 2026 18:53
Struktur Rampung, Ilham Ari Fauzi Serahkan SK 13 Ketua DPC PPP
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua DPW PPP Sulawesi Selatan, Ilham Ari Fauzi, menyerahkan surat keputusan (SK) kepengurusan kepada 13 Dewan Pimpin...
News08 Agustus 2026 18:02
PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Bahas Keandalan Listrik dan Infrastruktur
PT PLN (Persero) memperkuat koordinasi dengan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mempercepat pe...
Video07 Agustus 2026 22:06
VIDEO: Dua Kelompok Bentrok di Kampus UNM Parang Tambung, Belasan Kaca FMIPA Pecah
SULSELSATU.com – Dua kelompok terlibat saling serang di Kampus Parang Tambung, Universitas Negeri Makassar, Jumat (07/8/2026). Aksi penyerangan ...