SULSELSATU.com, JENEPONTO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat prasejahtera sebagai bentuk kepedulian terhadap warga kurang mampu.
Penjabat (Pj) Bupati Jeneponto, Reza Faisal Saleh, mengatakan bantuan tersebut bersumber dari dana sukarela Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Jeneponto.
“Bantuan ini diperuntukkan bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem sebagai wujud kepedulian ASN terhadap warga yang membutuhkan,” ujarnya di Jeneponto, Rabu (12/2/2026).
Ia menambahkan, program tersebut merupakan salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam upaya menekan angka kemiskinan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Jeneponto masih tercatat sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi kedua di Provinsi Sulawesi Selatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jeneponto, HM Nasuhan, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan melalui mekanisme musyawarah di tingkat kecamatan sebelum didistribusikan ke desa dan kelurahan.
“Jumlah penerima manfaat sebanyak 623 warga miskin dan miskin ekstrem,” ungkapnya.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi beras premium sebanyak 3.115 kilogram, minyak goreng 27 liter, telur 373 rak, ikan kaleng 259 kaleng, mi instan 12 dus, serta sabun 2 dus.
Salah satu lokasi penyaluran bantuan berada di Kecamatan Tamalatea, yang menyasar 20 warga kurang mampu. Di Kelurahan Balang Beru, sejumlah penerima seperti Amir, Rahmatia, Dandung, dan Dg Puji diketahui masih tergolong rumah tangga yang belum memiliki akses listrik.
Program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi langkah awal dalam menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Jeneponto.
Pemkab Jeneponto juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai program sosial lainnya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar