Logo Sulselsatu

Kapolres Jeneponto Siagakan 1 SSK Brimob Jelang Putusan MK Sengketa Pilkada Jeneponto

Dedy
Dedy

Minggu, 23 Februari 2025 12:23

Kapolres Jeneponto AKBP Widi Setiawan saat memimpin pengaman aksi depan gudang logistik KPU Jeneponto (foto dokumentasi: Dedi/sulselsatu.com)
Kapolres Jeneponto AKBP Widi Setiawan saat memimpin pengaman aksi depan gudang logistik KPU Jeneponto (foto dokumentasi: Dedi/sulselsatu.com)

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan, menyiagakan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau setara dengan 105 personel Brimob Polda Sulsel, menjelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilkada Jeneponto.

Langkah ini diambil untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Jeneponto saat proses hukum memasuki tahap yang krusial.

“Disiagakan di Polres Jeneponto, jumlah personil yang diterjunkan adalah 1 SSK Brimob. Tujuannya untuk menjaga Kamtibmas serta memperkuat pengamanan menjelang putusan MK,” ujar AKBP Widi Setiawan kepada Sulselsatu.com, Minggu (23/02/2025).

Kapolres juga menyampaikan imbauan kepada seluruh pasangan calon bupati dan wakil bupati Jeneponto, beserta para pendukungnya, untuk tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif.

Menurutnya, keberhasilan Pilkada tidak hanya diukur dari proses pemilihan yang demokratis, tetapi juga dari kedewasaan dalam menerima hasil keputusan.

“Himbauan kami agar seluruh masyarakat Jeneponto bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah ini. Hormati apapun keputusan yang diambil oleh Sidang MK,” katanya.

Lebih lanjut, Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat Jeneponto untuk tetap menjaga kerukunan meskipun terdapat perbedaan dalam pilihan politik.

“Jangan sampai perbedaan dalam pilihan pilkada merusak persaudaraan dan kerukunan masyarakat Jeneponto yang kita cintai bersama,” tambahnya.

Diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) telah menjadwalkan untuk mengumumkan hasil perkara sengketa Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto dengan nomor perkara 232/PHPU.BUP-XXIII/2025 pada Senin, 24 Februari 2024.

Pemohon dalam sengketa ini adalah pasangan Muhammad Sarif – Moh Noer Alim Qalby, sementara termohon adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jeneponto. Pihak terkait dalam sengketa ini juga adalah pasangan calon nomor urut 2, Paris Yasir – Islam Iskandar.

Dengan pengamanan yang disiapkan, pihak kepolisian berharap agar seluruh proses hukum berjalan lancar dan situasi di Jeneponto tetap aman dan terkendali.

Penulis: Dedi Jentak

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum05 November 2026 23:08
Dikawal LBH Anak Rakyat, Santunan Rp150 Juta Ahli Waris Awak Kapal Tuntas Dibayar
SULSELSATU, MAKASSAR – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Anak Rakyat sukses mengawal pemenuhan santunan sebesar Rp150 juta kepada ahli waris almarhum ...
Politik05 November 2026 21:18
Bedah Pemikiran Tjokroaminoto dan Ali Shari’ati, PKB Rumuskan Sosialisme ala Indonesia
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai mengkaji konsep sosialisme Islam sebagai salah satu gagasan untuk membangun sistem ...
Bisnis05 November 2026 19:45
Kalla Transport & Logistics Raih Tiga Penghargaan Toyota
Kalla Transport & Logistics meraih tiga penghargaan dalam ajang Facing Depot Annual Meeting & Logistic Partner Annual Meeting 2026 yang disele...
Ekonomi05 November 2026 19:01
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan tiga pedoman produk perbankan syariah untuk memperkuat pembiayaan sektor riil, termasuk kebutuhan usaha dan r...