Logo Sulselsatu

PT Vale Perusahaan Nikel Pertama di Indonesia Raih PROPER Emas 2024 dan Green Leadership Award

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 24 Februari 2025 22:41

CEO PT Vale Febriany Eddy saat menerima predikat Proper Emas dan penghargaan Green Leadership Award. Foto: Istimewa.
CEO PT Vale Febriany Eddy saat menerima predikat Proper Emas dan penghargaan Green Leadership Award. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com – Perusahaan nikel berkelanjutan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), anggota grup Mining Industry Indonesia (MIND ID) telah mencapai tonggak bersejarah dengan meraih PROPER Emas dan Green Leadership Award dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Penghargaan ini merupakan pengakuan terhadap komitmen PT Vale dalam pengelolaan lingkungan yang melampaui kepatuhan regulasi.

Serta, kontribusi nyata dalam memberdayakan masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan sosial yang ada di sekitar wilayah operasi perusahaan.

Baca Juga : PT Vale Perkuat ESG 2025, Investasi Lingkungan Tembus US$43,79 Juta

PT Vale menjadi satu-satunya perusahaan pertambangan nikel yang meraih predikat proper emas dari 85 perusahaan meraih predikat yang serupa.

Penghargaan PROPER Emas diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, dan diterima oleh Abu Ashar, Vice President Director & Chief Operations & Infrastructure Officer PT Vale.

Sementara itu, Green Leadership Award diberikan kepada CEO PT Vale, Febriany Eddy, sebagai pengakuan atas kepemimpinannya dalam mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam strategi bisnis dan budaya perusahaan.

Baca Juga : PT Vale Operasikan Tiga Blok Tambang, Perkuat Produksi Nikel Nasional

“Tahun ini ada 85 perusahaan yang meraih predikat emas, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya pada pemimpin perusahaan yang taat dan luar biasa telah mendedikasikan dirinya untuk mewujudkan kelestarian hidup di Indonesia,” ujar Menteri Lingkungan Hidup RI Dr. Hanif Faisol Nurofiq dalam sambutannya.

Sebagai produsen utama nikel matte, PT Vale berkomitmen untuk mengurangi dampak lingkungan melalui solusi inovatif yang berkelanjutan.

Berdasarkan Life Cycle Analysis (LCA) yang dilakukan secara menyeluruh, PT Vale terus mengembangkan inisiatif yang tidak hanya menekan dampak lingkungan tetapi juga mendukung pencapaian net-zero emission di sektor industri.

Baca Juga : PT Vale Catat Laba US$43,6 Juta Triwulan Pertama 2026, Produksi Nikel 13.620 Ton

Salah satu inisiatif unggulan adalah Program ROJALI (Jalur Alternatif Auxiliary Grid), yang memanfaatkan energi terbarukan dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) untuk menggantikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) selama pemeliharaan jaringan Listrik auxiliary.

Program ini telah berhasil mengurangi 57 persen emisi CO₂ dari operasi PLTD, meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta mendukung terjadinya transisi energi bersih di Indonesia.

“Di PT Vale, kami percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang operasi tambang yang bertanggung jawab, tetapi juga tentang bagaimana kami dapat berkontribusi pada solusi global. Program ROJALI adalah bukti nyata bahwa inovasi di sektor industri dapat memainkan peran penting dalam transisi menuju energi bersih,” kata Abu Ashar.

Baca Juga : PT Vale Tingkatkan Layanan Kesehatan Morowali Lewat Service Excellence Program

Selain inovasi di bidang lingkngan, PT Vale juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat berbasis keberlanjutan, yaitu Matano Iniaku (Inovasi Intrgrasi Alam dan Kreativitas Usaha).

Program ini awalnya dirancang untuk menyelesaikan masalah lingkungan berupa alih fungsi lahan, namun berkembang menjadi solusi yang menyelesaikan masalah sosial dan ekonomi masyarakat.

Selain berhasil merehabilotasi lahan kritis seluas 200 hektar, Matano Iniaku juga mendorong peningkatan pendapatan masyarakat melalui pola pertanian polikultur, kegiatan ekowisata, kegiatan pembibitan serta pengolahan hasil pertanian.

Baca Juga : Pekerja Perempuan di PT Vale Terus Bertambah, Capai 12,37 Persen pada 2026

Bukan hanya menjadi alternatif pendapatan masyarakat, ekowisata juga menjadi sarana edukasi lingkungan sekaligus insentif bagi masyarakatuntuk menjaga kelestarian ekosistem danau Matano.

Di bidang sosial, inovasi ini memperkuat kohesi masyarakat, memberdayakan kelompok rentan, dan mendorong regulasi desa yang merupakan perubahan tatanan sosial penting untuk pengelolaan dan pelestarian lingkunan.

Selain itu, program ini juga meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan, air bersih, serta informasi dan telekomunikasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Melalui program Matano Iniaku, PT Vale menunjukkan komitmen yang kuat untuk selalu melihat dan merespons permasalahan yang berkembang di sekitar wilayah operasional, baik yang secara langsung maupun tidak langsung terkait dengan kegiatan operasi perusahaan,” ungkap Febriany Eddy.

Febriany Eddy menyebutkan, melalui inovasi lingkungan dan sosial yang berkelanjutan, PT Vale berharap dapat memberikan dampak positif serta mendorong terbentuknya masyarakat yang lebih berdaya, dengan social capital yang lebih baik, untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.

Pencapaian PROPER Emas dan Green Leadership Award ini semakin menegaskan bahwa PT Vale telah melampaui standar industri dalam penerapan praktik keberlanjutan.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa melalui inovasi dan kolaborasi, industri pertambangan dapat menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan permasalahan sosial ekonomi yang dihadapi masyarakat.

Sejalan dengan visi Indonesia untuk mencapai net-zero emissions, PT Vale bertekad untuk memimpin inovasi hijau dengan mengembangkan teknologi yang mendukung transisi menuju energi bersih, membangun kemitraan lintas sektor dengan pemerintah, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mempercepat implementasi praktik keberlanjutan.

Menjadikan industri pertambangan sebagai katalis pertumbuhan ekonomi sirkular dan pembangunan sosial yang inklusif.

Dengan PROPER Emas dan Green Leadership Award, PT Vale tidak hanya menegaskan posisinya sebagai pelopor industri tambang berkelanjutan, tetapi juga sebagai katalis perubahan global untuk masa depan yang lebih hijau dan inklusif.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 Mei 2026 13:20
Appi Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Pendidikan Inklusif untuk Semua ‎
SULSELSATU.com, ‎MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 di Lapangan...
News02 Mei 2026 12:10
Dirut Pelindo Tekankan HSSE dan Sinergi Operasional Saat Kunjungi Regional 4
Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Achmad Muchtasyar melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pelindo Regional 4, Jumat (1/5/2026)....
Pendidikan02 Mei 2026 11:00
Mubes IKA Unhas Resmi Dimulai, Ramli Rahim: Mayoritas Dukung Amran Sulaiman Kembali Jadi Ketum
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) resmi digelar di Hotel Four Points by Sheraton ...
News02 Mei 2026 08:39
Layanan Pelindo Membaik, Kepuasan Pengguna Tembus 90 Persen
Tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap layanan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menembus angka di atas 90 persen....