Logo Sulselsatu

Andi Tenri Uji Puji Langkah Perampingan Perumda Air Makassar: Ini Bentuk Keseriusan Direksi Baru

Asrul
Asrul

Rabu, 30 April 2025 12:33

Sekretaris Komisi B DPRD Makassar Andi Tenri Uji Idris. Ist
Sekretaris Komisi B DPRD Makassar Andi Tenri Uji Idris. Ist

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Makassar tengah melakukan langkah efisiensi internal melalui perampingan jumlah karyawan yang masa kontraknya telah berakhir.

Plt Direktur Utama Perumda Air Minum, Hamzah Ahmad, menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil bukan sebagai pemangkasan, melainkan bentuk penyesuaian terhadap kemampuan perusahaan dan regulasi keuangan.

“Kami tidak melakukan pemutusan sepihak. SK kontrak kerja memang tidak diperpanjang karena masa kerjanya sudah habis dan kondisi keuangan perusahaan saat ini belum memungkinkan untuk melanjutkan,” ujar Hamzah, Selasa (29/4/2025).

Baca Juga : PDIP Dorong APBD Perubahan Makassar Lebih Berpihak pada Warga

Dijelaskannya, saat ini jumlah karyawan Perumda mencapai sekitar 1.400 orang, padahal kebutuhan ideal maksimal hanya sekitar 900. Sementara itu, Permendagri mengatur bahwa belanja pegawai tidak boleh melebihi 30% dari total anggaran, sedangkan beban pegawai Perumda saat ini telah menyentuh angka 38–40%.

“Kalau ini dibiarkan, tentu kita melanggar aturan dan berisiko hukum. Secara manajemen, ini sudah masuk kategori pemborosan. Tugas kami adalah menjaga agar perusahaan tetap sehat dan taat aturan,” tegasnya.

Hamzah menargetkan dalam waktu tiga bulan ke depan, seluruh proses evaluasi kontrak dan penyusunan ulang kebutuhan SDM bisa diselesaikan. Ia juga menyebut bahwa dari 80 orang yang habis kontrak bulan April, hanya 34 orang yang dikontrak kembali berdasarkan evaluasi kinerja, komitmen kerja, dan kompetensi.

Baca Juga : Andi Tenri Uji Desak PDAM Makassar Perkuat Layanan di Tengah Kemarau Panjang

Langkah ini mendapat dukungan dari DPRD Kota Makassar. Sekretaris Komisi B DPRD, Andi Tenri Uji Idris, mengapresiasi kebijakan Direksi baru Perumda yang dinilai sejalan dengan visi reformasi birokrasi Wali Kota Makassar.

“Saya melihat gebrakan ini sangat positif, terutama karena menyentuh perbaikan internal terlebih dahulu sebelum bicara soal peningkatan pelayanan,” ujar politisi PDIP itu, Rabu (30/4/2025).

Ketua BMI Makassar ini berharap kebijakan efisiensi ini berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memperkuat tata kelola perusahaan milik daerah.

Baca Juga : PDI Perjuangan Sulsel Refleksikan Kudatuli, Tegaskan Komitmen Jaga Demokrasi dan HAM

“Jika beban pegawai terlalu besar dan menggerus PAD, tentu harus dievaluasi. Langkah bersih-bersih ini penting agar Perumda bisa lebih optimal melayani masyarakat,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan23 Oktober 2026 19:34
Anggota DPR RI Rudianto Lallo dan BNNP Bersinergi Berantas Narkoba
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, menegaskan bahwa pemberantasan narkoba harus dilakukan secara serius denga...
Metropolitan23 Oktober 2026 19:22
Lewat Sarasehan, Rudianto Lallo Desak Polisi-BNN Putus Jaringan Bandar Narkoba di Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo, mendesak kepolisian dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi S...
Otomotif23 Oktober 2026 18:37
Kalla Toyota Preview Land Cruiser FJ di Makassar, Ada Tipe Adventure dan Standar
Kalla Toyota memperkenalkan All New Toyota Land Cruiser FJ di Makassar, Jumat (23/10/2026). Preview perdana di Indonesia Timur ini menjadi bagian dari...
Makassar23 Oktober 2026 17:42
Makassar Jadi Pintu Distribusi Pangan, Munafri Dukung Pengendalian Inflasi Sulampua
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menghadiri peluncuran Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Pap...