Logo Sulselsatu

BEM Kalla Institute Kupas Tuntas Perang Dagang Amerika Serikat

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 30 April 2025 13:28

Talkshow Perang Dagang Amerika Serikat oleh BEM Kalla Institute. Foto: Istimewa.
Talkshow Perang Dagang Amerika Serikat oleh BEM Kalla Institute. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kalla Institute menggelar talkshow bertema “Trump Effect: Peluang atau Ancaman Untuk Industri di Indonesia”.

Talkshow berlangsung di Auditorium Hadji Kalla, Kalla Institute yang diikuti beberapa mahasiswa.

Acara menghadirkan Muh. Taufan Gunawan selaku dosen Kalla Institute, Arfan Arif selaku owner Lavalust dan Ketua BEM Kalla Institute Cherry Arma Sary dari prodi Manajemen Retail selaku narasumber.

Baca Juga : Kalla Toyota Trust Catat Rekor Penjualan, Permintaan Meluas hingga Sulbar dan Sultra

Pembahasannya, saat ini presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan juga presiden China Xie Jin Ping saling adu kuat dengan memberikan tarif dagang ekspor impor yang bisa berdampak besar pada pasar global.

Akibat perang dagang ini banyak negara yang sudah ancang-ancang untuk menyelamatkan ekonominya dan mencari solusi baru untuk bertahan.

“Saatnya para mahasiswa memanfaatkan peluang ini untuk segera menjalankan UMKM nya, manfaatkan momen ini untuk bisa merebut pasar baru, manfaatkan usia kalian yang masih muda ini untuk terjun langsung bersaing dan mendapatkan pengalaman dalam dunia bisnis secara nyata.” ucap Taufan.

Baca Juga : Kalla Institute Dampingi UMKM Sambusa di Pangkep Go Digital dan Tingkatkan Produksi

Selaras dengan Taufan, Arfan Arif selaku owner Lavalust yang sudah lama berkecimpung di dunia bisnis menjelaskan, saat inilah waktu yang tepat untuk kembali membangkitkan local heroes, kita harus kembali melirik dan membantu pemberdayaan UMKM.

“Indonesia tidak boleh hanya jadi penonton. Dalam setiap krisis global, selalu ada peluang untuk tampil sebagai pemain penting di kawasan,” ujar Arfan.

Sebagai kampus pencetak pebisnis muda, Kalla Institute sendiri sudah berhasil mencetak lulusan yang sukses menjalankan bisnis mereka, mulai dari Nazma Grup bidang Retail, Es Sejuk.id Food & Beverage dan masih banyak lagi.

Baca Juga : Baruga Pathway SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bantu Siswa Tembus Kampus Internasional

Ketua BEM Kalla Institute Cherry Arma Sary dari prodi Manajemen Retail menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda edukatif yang bertujuan membuka wawasan mahasiswa agar lebih siap menghadapi realita dunia internasional.

“Kami ingin menciptakan ruang dialog yang kritis dan relevan, karena tantangan global seperti ini akan berdampak langsung atau tidak langsung ke masa depan kita sebagai generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....