Logo Sulselsatu

Tingkatkan Kesadaran Masyarakat, OJK Bersama BI dan Kemenag Edukasi Keuangan Ilegal dan Penipuan Haji Umrah

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 02 Mei 2025 19:26

Talkshow edukasi keuangan ilegal oleh OJK bersama BI dan Kemenag. Foto: Istimewa.
Talkshow edukasi keuangan ilegal oleh OJK bersama BI dan Kemenag. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) bersama dengan Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Agama Sulsel kolaborasi menyelenggarakan talkshow edukasi dengan tema Lindungi Diri dari Judi Online, Keuangan Ilegal, dan Penipuan Haji-Umrah.

Talkshowa berlangsung di Ballroom Sultan Hasanuddin, Kantor OJK Sulselbar pada Rabu (30/4/2025). Edukasi diikuti oleh 140 peserta dari berbagai latar belakang pekerjaan.

Ada dari anggota Dewan Kerajinan Nasional Daerah Sulsel, pelaku UMKM, anggota majelis taklim, dan masyarakat umum.

Baca Juga : OJK Luncurkan PELITA Syariah, Libatkan Tokoh Agama Perluas Literasi Keuangan

Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya judi online, keuangan ilegal, dan penipuan haji-umrah, serta memberikan edukasi tentang cara melindungi diri dari berbagai kejahatan aktivitas keuangan lainnya.

Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis OJK Sulselbar Arif Machfoed menyampaikan, aktifitas judi online saat ini semakin marak dan meresahkan masyarakat.

Menurut data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), perputaran dana judi online mencapai Rp1.200 triliun pada 2025, mengakibatkan dampak negatif bagi ekonomi negara dan masyarakat.

Baca Juga : SIBF 2026 Catat Potensi Investasi Rp9,64 Triliun, Komitmen Ekspor Capai Rp818,5 Miliar

“Selain itu, berbagai aktifitas keuangan ilegal seperti investasi ilegal dan pinjol ilegal masih marak terjadi dan berpotensi merugikan masyarakat
Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) sebelumnya telah menghentikan sebanyak 11.389 entitas ilegal sejak 2017 hingga 2024, dengan nilai kerugian mencapai Rp139.674 triliun,” ujarnya.

Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional Daerah Sulsel yang juga merupakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel Ahmadi Akil dalam kesempatan itu juga mengapresiasi kegiatan yang penting dalam mengedukasi masyarakat agar tidak menjadi korban kejahatan di sektor keuangan.

Talkshow dihadiri oleh tiga narasumber dari instansi anggota Satgas PASTI Wilayah Sulsel. Ada Dwi Tjahja K Wardhono selaku Ekonom Senior Kantor Perwakilan BI Sulsel, Analis pada Kantor OJK Sulselbar Meilthon Purba.

Baca Juga : OJK Kolaborasi DPR RI Edukasi Keuangan Masyarakat Maros

Dan, Ikbal Ismail selaku Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Wilayah Sulsel.

Melalui talkshow ini, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar dan dapat melindungi diri dari berbagai kejahatan aktivitas keuangan seperti penipuan haji-umrah serta judi online.

Dengan demikian, masyarakat dapat lebih bijak dalam mengelola keuangan dan membuat keputusan yang tepat dalam berinvestasi.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...