Logo Sulselsatu

Fauzan Guntur Sebut Bonus Atlet Tertunda Jadi Bukti Pemprov Sulsel Tak Hargai Prestasi

Asrul
Asrul

Selasa, 24 Juni 2025 13:19

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi E DPRD Sulawesi Selatan, Achmad Fauzan Guntur, menyesalkan sikap Pemerintah Provinsi Sulsel, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), yang dinilai abai terhadap hak para atlet berprestasi di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024.

Politisi muda PPP itu menyoroti belum dibayarnya bonus para atlet peraih medali, meski sudah sembilan bulan berlalu sejak PON digelar. Para atlet bahkan harus datang langsung ke Gedung DPRD Sulsel, Senin (23/6/2025), untuk menagih hak mereka.

“Mereka datang karena tak mendapatkan kepastian apa pun dari pemerintah provinsi. Bagi mereka, tidak penting istilah triwulan atau regulasi apapun—yang mereka butuhkan adalah kepastian,” kata Fauzan dalam rapat dengar pendapat Komisi E bersama Dispora, KONI, dan para atlet.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Belum Putuskan Status Lahan Parkir Hotel Arthama

Fauzan menyebut keterlambatan pembayaran bonus sebagai bentuk ketidakseriusan pemerintah dalam menghargai perjuangan atlet. Ia menilai pemprov justru memberi pesan bahwa prestasi tidak dihargai secara layak.

Lebih jauh, Fauzan menyoroti kecilnya uang saku yang diberikan kepada kontingen Sulsel selama mengikuti PON.

Menurut pengakuan para atlet, mereka hanya menerima Rp1,5 juta, jumlah yang disebut Fauzan tidak manusiawi jika dibandingkan kebutuhan dasar selama masa kompetisi.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Bahas Status Lahan Parkir Hotel Arthama, Anggota Dewan Terbelah

“Kalau seperti ini perlakuan terhadap atlet, jangan terlalu berharap Sulsel masuk 10 besar PON. Mereka juga butuh makan bergizi, butuh fasilitas latihan. Jangan harap hasil maksimal kalau investasinya minim,” tegas legislator asal Dapil Sinjai-Bulukumba itu.

Dalam rapat tersebut, Komisi E DPRD Sulsel merekomendasikan agar bonus atlet segera dibayarkan secara bertahap, mengingat keterbatasan anggaran Dispora.

Tercatat, total kebutuhan pembayaran bonus atlet mencapai Rp22 miliar, sementara anggaran yang tersedia di Dispora hanya Rp6,7 miliar.

Baca Juga : Sufriadi Arif Terima Aspirasi Mahasiswa soal Karhutla, Sembilan Tuntutan Bakal Diteruskan

Fauzan menekankan agar permasalahan ini tak lagi terulang di masa mendatang. Ia mendorong Pemprov Sulsel untuk merancang perencanaan anggaran yang lebih realistis dan berpihak pada pembinaan olahraga secara menyeluruh.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif29 Oktober 2026 17:56
Toyota Hadirkan T Intouch with Toyota Remote di Innova Zenix
Kalla Toyota memperkenalkan teknologi konektivitas terbaru T Intouch with Toyota Remote yang memungkinkan pemilik mengakses dan mengontrol sejumlah fu...
Aneka29 Oktober 2026 14:44
Asmo Sulsel Ingatkan Pentingnya Servis Motor Berkala
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengingatkan konsumen Honda agar melakukan perawatan sepeda motor sejak awal pemakaian untuk menjaga perfor...
Bisnis29 Oktober 2026 14:11
Indosat Raup Pendapatan Rp45,8 Triliun hingga September 2026
PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison) membukukan pendapatan Rp45,8 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026....
Ekonomi29 Oktober 2026 13:53
OJK Perkuat Riset untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pemanfaatan riset berbasis bukti dalam perumusan kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan pe...