Logo Sulselsatu

PPPK Tuntas Oktober 2025, Pemerintah Tutup Afirmasi Non-ASN Tahun Ini

Asrul
Asrul

Rabu, 25 Juni 2025 11:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Pemerintah pusat menegaskan bahwa proses pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2025 akan tuntas paling lambat pada Oktober mendatang.

Kebijakan ini sekaligus menjadi afirmasi terakhir bagi tenaga non-ASN sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.

Kepastian ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi bersama Menteri PANRB Rini Widyantini di Jakarta.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Rumahkan 2.017 Tenaga Honorer, Klaim Sesuai Aturan Penataan ASN

“Pengangkatan CASN tahun ini dipercepat. Untuk CPNS ditargetkan rampung pada Juni 2025, sedangkan PPPK seluruhnya selesai paling lambat Oktober 2025,” ujar Prasetyo.

Ia menekankan agar kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah segera menindaklanjuti kebijakan ini sesuai dengan kesiapan masing-masing.

Sementara itu, proses seleksi PPPK tahun 2024 telah memasuki tahap akhir. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN), pengumuman hasil kelulusan akan dilakukan secara bertahap oleh masing-masing instansi mulai 16 hingga 30 Juni 2025.

Baca Juga : Pendaftaran PPPK Tahap 2 Diperpanjang Hingga 15 Januari 2025

Tercatat sebanyak 863.993 peserta lolos tahap administrasi dan mengikuti seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT) pada 16 Mei 2025. Seleksi ini menguji kompetensi teknis, manajerial, sosial kultural, serta kemampuan wawancara.

Pemerintah membuka peluang seleksi PPPK Tahap II 2024 untuk berbagai kategori pelamar, antara lain:
* Tenaga non-ASN aktif minimal dua tahun terakhir,
* Lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG),
* Peserta TMS (tidak memenuhi syarat) dari Tahap I,
* Peserta yang gagal dalam seleksi CPNS 2024,
* Pelamar baru yang belum pernah ikut seleksi ASN sebelumnya.

Untuk memaksimalkan pemanfaatan formasi, pemerintah juga memprioritaskan pelamar prioritas tahun 2021, eks Tenaga Honorer Kategori II (THK2), pegawai berkode R2 dan R3, serta non-ASN dengan pengalaman kerja minimal dua tahun.

Baca Juga : 3 Catatan Penting MenPANRB Patut Jadi Perhatian Kepala Daerah Soal Penyederhanaan Birokrasi

Bagi tenaga non-ASN yang belum terakomodasi dalam seleksi PPPK, pemerintah menyiapkan skema kerja paruh waktu sesuai Keputusan Menteri PANRB Nomor 16 Tahun 2025.

Delapan jabatan masuk dalam skema ini: guru, tenaga kependidikan, tenaga kesehatan, tenaga teknis, pengelola umum, operator layanan operasional, pengelola layanan operasional, dan penata layanan operasional. Namun, implementasi skema ini menunggu tuntasnya seluruh tahapan seleksi PPPK.

Mensesneg Prasetyo menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi batas akhir kebijakan afirmasi tenaga non-ASN. Setelah itu, seluruh pengangkatan ASN hanya akan dilakukan melalui proses rekrutmen normal.

Baca Juga : Selamat! Pemerintah Pastikan Batal Hapus Tenaga Honorer, Asal…

“Kebijakan afirmasi ini menjadi yang terakhir. Setelahnya, semua pengangkatan ASN dilakukan lewat jalur reguler sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Senada, Menteri PANRB Rini Widyantini mengatakan percepatan ini didasarkan pada simulasi dan analisis dua pekan terakhir oleh kementeriannya dan BKN.

“Presiden menyambut baik langkah percepatan ini karena berpihak kepada rakyat dan para CASN. Sekarang beban pelaksanaannya ada pada kementerian, lembaga, dan pemda untuk segera menyusun perencanaan dan pengangkatan sesuai kesiapan mereka,” jelas Rini.

Baca Juga : Abdullah Azwar Anas Resmi Gantikan Almarhum Tjahjo Kumolo Sebagai MenPAN RB

Dengan percepatan ini, pemerintah berharap penataan ASN berjalan lebih transparan, adil, dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...
Makassar03 Agustus 2026 18:59
UNM Mulai Tahapan Pilrek, Panitia Dibentuk, Kandidat Mulai Mengemuka
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Farida Patittingi, memastikan proses Pemilihan ...
News03 Agustus 2026 18:21
PLN Dukung Kelestarian Ekosistem Pesisir Donggala Lewat Program Konservasi Penyu
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui program PLN Peduli menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) beru...