Logo Sulselsatu

Kanwil Kemenkum Sulsel Ikuti Pelatihan Public Speaking untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Asrul
Asrul

Kamis, 26 Juni 2025 15:28

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, BITUNG – Empat pegawai Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi selatan (Sulsel) mengikuti Pelatihan Profesional Public Speaking Angkatan I Tahun 2025.

Kepala bagian umum, Meydi Zulqadri mewakili Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, turut hadir dalam pembukaan pelatihan yang diselenggarakan secara virtual dari ruang rapat pimpinan, Senin (23/6/2025).

Pelatihan yang digelar Balai Diklat Hukum Sulawesi Utara ini melibatkan 40 peserta dari 10 kantor wilayah se-Indonesia. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi publik Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Publik Pahami Fungsi Jaminan Fidusia

“Tugas ASN mencakup pelaksanaan kebijakan publik, pemberian pelayanan publik, dan pemersatu bangsa. Semua ini tidak terlepas dari interaksi dengan masyarakat. Karena itu, setiap ASN memerlukan kompetensi komunikasi publik yang baik,” ujar Kepala Pusat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum (BPSDM Hukum), Gusti Ayu Putu Suwardani, dalam sambutannya.

Gusti Ayu menjelaskan, public speaking merupakan kemampuan berbicara di depan umum untuk menyampaikan pesan secara jelas dan mudah dipahami. Kemampuan ini termasuk soft skill yang berkaitan dengan kecerdasan berkomunikasi, hubungan sosial, dan daya adaptasi dalam berbagai situasi.

“Sayangnya, tidak semua ASN memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Banyak yang masih kurang percaya diri dan belum menyadari bahwa komunikasi adalah kunci utama,” akunya.

Baca Juga : Perayaan Natal Oikumene 2026, Kakanwil Kemenkum Sulsel Dorong Semangat Kebersamaan dalam Pelayanan Publik

Padahal, lanjut Gusti Ayu, kompetensi berbicara di depan publik kini menjadi keterampilan wajib dalam dunia kerja profesional. Terutama dalam konteks pelayanan publik, komunikasi hukum, serta penyampaian informasi kebijakan kepada masyarakat.

“ASN memerlukan kompetensi public speaking untuk berkomunikasi dengan baik kepada masyarakat. Dengan begitu, pesan dapat disampaikan secara utuh dan diterima dengan baik oleh penerima layanan publik,” pungkasnya.

Kakanwil Kemenkum Sulsel Andi Basmal menyebut bahwa kemampuan komunikasi sangat dibutuhkan utamanya dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat selaku penerima layanan.

Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025

“Pelatihan yang diselenggarakan Badiklat Hukum Sulut patut kita apresiasi. Pelatihan public speaking diharapkan dapat memperkaya keilmuan dan kemampuan pegawai untuk nantinya diterapkan dalam memberikan pelayanan,” kata Andi Basmal saat dikonfirmasi, Kamis (26/6/2025).

Pelatihan yang dilaksanakan dari tanggal 23 – 25 Juni 2025 diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui komunikasi yang efektif, jelas, dan beretika dari para ASN di lingkungan Kementerian Hukum.

Adapun peserta pelatihan yang diutus Kakanwil yaitu, Ahmad M Mille, Devita Ayu Maharani, Agry Caesar, dan Fitriani.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif29 Oktober 2026 17:56
Toyota Hadirkan T Intouch with Toyota Remote di Innova Zenix
Kalla Toyota memperkenalkan teknologi konektivitas terbaru T Intouch with Toyota Remote yang memungkinkan pemilik mengakses dan mengontrol sejumlah fu...
Aneka29 Oktober 2026 14:44
Asmo Sulsel Ingatkan Pentingnya Servis Motor Berkala
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengingatkan konsumen Honda agar melakukan perawatan sepeda motor sejak awal pemakaian untuk menjaga perfor...
Bisnis29 Oktober 2026 14:11
Indosat Raup Pendapatan Rp45,8 Triliun hingga September 2026
PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison) membukukan pendapatan Rp45,8 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026....
Ekonomi29 Oktober 2026 13:53
OJK Perkuat Riset untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pemanfaatan riset berbasis bukti dalam perumusan kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan pe...