Logo Sulselsatu

Pupuk Indonesia dan Pemkab Soppeng Ajak Petani Optimalkan Penebusan Pupuk Bersubsidi

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 05 Juli 2025 21:00

Pupuk Indonesia kolbaorasi bersama Pemkab Soppeng ajak petani maksimalkan tebus pupuk bersubsidi. foto: Istimewa.
Pupuk Indonesia kolbaorasi bersama Pemkab Soppeng ajak petani maksimalkan tebus pupuk bersubsidi. foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, SOPPENG – PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng mengajak petani optimalkan penebusan pupuk bersubsidi.

Melalui kegiatan Rembuk Tani dan Tebus Bersama, kegiatan tersebut bertujuan mengakselerasi penyerapan dan optimalisasi penyaluran pupuk bersubsidi di Sulsel.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Sulsel tersebut berhasil mencatatkan penebusan pupuk bersubsidi oleh petani terdaftar sebanyak 140 ton dalam satu hari.

Baca Juga : Rembuk Petambak dan Tebus Bersama Pupuk Indonesia Dukung Budidaya Perikanan di Sulsel

General Manager Regional 4 PT Pupuk Indonesia (Persero) Wisnu Ramadhani menyatakan, sinergi bersama pemerintah daerah adalah kunci utama dalam menjamin kelancaran distribusi pupuk.

Ia menekankan pentingnya penebusan oleh petani untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Kami ingin memastikan setiap petani yang terdaftar dapat dengan mudah mengakses haknya atas pupuk bersubsidi. Masih ada alokasi yang perlu kita optimalkan bersama, dan kami tidak ingin ada petani yang tertinggal,” ujar Wisnu.

Baca Juga : Dukung Swasembada Pangan, Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi Aman Saat Panen Raya Barru

Kegiatan Rembuk Tani dan Tebus Bersama terselenggara atas kolaborasi Pupuk Indonesia, Pemkab Soppeng, dan Asosiasi Distributor Pupuk Indonesia (ADPI).

Sekitar 200 peserta hadir yang terdiri dari petani, pemilik kios, penyuluh pertanian, dan pemangku kepentingan daerah.

Acara ini menjadi wadah strategis untuk berdialog, menyerap aspirasi, sekaligus memastikan petani terdaftar dapat memanfaatkan alokasi pupuk bersubsidi secara maksimal.

Baca Juga : Pupuk Indonesia Pastikan Penyaluran Pupuk Subsidi di Sulsel Sesuai Prinsip 7T

Wisnu menyampaikan, antusiasme petani sangat tinggi. Total pupuk bersubsidi yang berhasil ditebus mencapai 140 ton, dengan rincian 76,25 ton pupuk Urea, 69,47 ton NPK Phonska, dan 3,35 ton NPK Formula Khusus Kakao.

Angka ini menunjukkan respons positif petani terhadap dorongan pengoptimalisasian penebusan pupuk bersubsidi.

“Kami sangat mengapresiasi Kabupaten Soppeng yang menjadi daerah paling aktif kedua dalam penggunaan Kartu Tani di Sulawesi Selatan setelah Pinrang. Ini adalah bukti nyata sinergi yang luar biasa dari para petani di sini. Ke depan, kita akan terus perkuat lagi produktif,” tambahnya.

Baca Juga : Pupuk Subsidi di Kecamatan Amali dan Cina Bone Dipastikan Sesuai HET

Pada kesempatan yang sama, Bupati Soppeng Suwardi Haseng menyambut baik inisiatif Pupuk Indonesia.

Menurut dia, ketersediaan pupuk adalah faktor krusial untuk meningkatkan produktivitas pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian Soppeng.

“Pemerintah Kabupaten Soppeng berkomitmen penuh untuk mengawal kelancaran distribusi pupuk bersubsidi hingga ke tingkat petani. Sinergi antara pemerintah daerah, Pupuk Indonesia, dan pelaku usaha distribusi seperti hari ini adalah kunci untuk memastikan petani kita bisa berproduksi secara maksimal. Pada akhirnya, ini akan meningkatkan kesejahteraan mereka dan memperkuat ketahanan pangan daerah kita,” tegas Bupati.

Baca Juga : Pupuk Subsidi Perdana Masuk Rongkong, 627 Petani Luwu Utara Kini Terdaftar

Pupuk Indonesia akan terus menyelenggarakan kegiatan ”Rembuk Tani dan Tebus Bersama” di berbagai kabupaten/kota yang menjadi tanggung jawab regional 4.

Hal ini sebagai upaya untuk memastikan penyaluran pupuk bersubsidi berjalan tepat sasaran dan mendukung target peningkatan produktivitas pertanian nasional.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....