Logo Sulselsatu

Sustainable Workshop, Cara Kalla Institute Ajak Masyarakat Daur Ulang Minyak Jelantah

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 09 Juli 2025 18:58

Sustainable Workshop latih masyarakat daur ulang minyak jelantah. Foto: Istimewa.
Sustainable Workshop latih masyarakat daur ulang minyak jelantah. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSARKalla Institute terus menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan, melalui kegiatan Sustainable Workshop bertajuk “Pembuatan Lilin Estetik dengan Minyak Jelantah”.

Kegiatan ini mengajak masyarakat untuk mengelola limbah rumah tangga menjadi produk bernilai guna dan ekonomi.

Bekerja sama dengan Artcraft by Artani, workshop digelar di Working Space pada awal Juli lantai 6 Kalla Institute dan diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, dosen, tenaga pendidik, hingga masyarakat umum. Kegiatan ini terbuka secara gratis.

Baca Juga : Kalla Institute Masuk Lima Besar KRISAN Fellowship, Perkuat Kampus Inklusif di Makassar

Workshop ini menjadi bukti nyata bahwa pendekatan kreatif dapat diterapkan dalam menjawab isu lingkungan.

Minyak jelantah, yang kerap dianggap limbah tak berguna, disulap menjadi lilin aromaterapi estetik yang ramah lingkungan dan memiliki nilai jual.

“Melalui workshop ini, kami ingin mengajak seluruh sivitas akademika dan masyarakat untuk lebih sadar bahwa mendaur ulang limbah tidak harus rumit atau berskala besar. Kita bisa mulai dari hal kecil, seperti memanfaatkan minyak goreng bekas di rumah,” ujar Syareevah Vie Alhabsyi, perwakilan Artani.

Baca Juga : LAZ Hadji Kalla Gelar Tahfidz Camp, Dorong Generasi Qur’ani di Desa Mundan Enrekang

Selain belajar teknik pembuatan lilin dari minyak jelantah, peserta juga mendapatkan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan limbah serta potensi usaha kreatif berbasis gaya hidup berkelanjutan (eco-living).

Workshop ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan Dies Natalis ke-6 Kalla Institute.

Penanggung jawab kegiatan sekaligus dosen Prodi Manajemen Retail Kalla Institute Fitriyani menyampaikan bahwa pihaknya ingin membangun kesadaran lingkungan sejak dini melalui pendekatan edukatif dan aplikatif.

Baca Juga : Baruga Market Bukit Baruga Kembali Jadi Ruang Kolaborasi UMKM Bersama Warga

“Kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan mampu memberikan solusi berkelanjutan bagi masa depan,” tuturnya.

Antusiasme peserta terlihat dari karya lilin yang dihasilkan beragam bentuk, aroma khas, dan tentunya ramah lingkungan.

Kalla Institute berharap, kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak inisiatif hijau lainnya yang dimulai dari rumah masing-masing.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar23 September 2026 20:43
Kalla 10K 2026 Gandeng PASI, 4.500 Pelari Siap Ramaikan Pantai Losari
SULSELSATU.com,cMAKASSAR – Kalla 10K 2026 siap digelar di Anjungan Pantai Losari, Makassar, pada 10–11 Oktober 2026 mendatang. Sebanyak 4.500 pese...
Politik23 September 2026 15:27
Isu Appi Pindah Partai Menguat, Demokrat Sulsel Pilih Tunggu Sikap Resmi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai Demokrat Sulawesi Selatan mulai membuka ruang bagi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi di tengah m...
OPD23 September 2026 15:22
Andi Tenri Indah Desak Kepastian Gaji ASN Dinsos Sulsel hingga Akhir Tahun
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Persoalan kecukupan anggaran untuk pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Sela...
Makassar23 September 2026 15:04
Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar ...