Logo Sulselsatu

Menkum Buka Rakordal Semester I 2025: Fokus Peningkatan Kinerja dan Transformasi Digital

Asrul
Asrul

Rabu, 30 Juli 2025 09:42

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Menteri Hukum Supratman Andi Agtas resmi membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Kinerja (Rakordal) Semester I Tahun 2025 di Balai Pengembangan SDM Hukum, Selasa (29/7). Acara yang dihadiri 310 peserta dari berbagai tingkatan pimpinan ini menjadi momentum evaluasi capaian kinerja di tengah tahun.

Dalam sambutannya, Menhukum memberikan apresiasi tinggi atas sejumlah pencapaian gemilang. Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) berhasil membentuk 80.081 badan hukum koperasi merah putih di seluruh Indonesia.

Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) juga menorehkan prestasi dengan terbentuknya lebih dari 10.000 pos bantuan hukum (bankum) yang tersebar di seluruh nusantara.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Publik Pahami Fungsi Jaminan Fidusia

Tak ketinggalan, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (KI) mencatatkan rekor dengan menyelesaikan 100% pencatatan cipta melalui transformasi digital pencatatan cipta otomatis.

Selanjutnya, Supratman menegaskan perlunya peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), khususnya di Ditjen AHU dan Ditjen KI. “Peningkatan PNBP perlu terus diupayakan dengan kajian mendalam terkait pelayanan yang berpotensi menjadi penerimaan negara,” tegas Menteri.

Selain itu, Menkum menyampaikan bahwa transformasi digital menjadi prioritas utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Fokus kita saat ini adalah pelayanan eksternal dengan transformasi digital sebagai keniscayaan,” pungkas Supratman.

Baca Juga : Perayaan Natal Oikumene 2026, Kakanwil Kemenkum Sulsel Dorong Semangat Kebersamaan dalam Pelayanan Publik

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kemenkum Nico Afinta menguraikan beberapa permasalahan yang melatarbelakangi penyelenggaraan Rakordal ini. “Kami menghadapi pemblokiran anggaran akibat restrukturisasi anggaran nasional, perbedaan persepsi antara pusat dan daerah, serta perlunya peningkatan kinerja di semester mendatang,” jelasnya.

Meski demikian, Nico optimis dengan target peningkatan nilai indeks Reformasi Birokrasi tahun 2025. “Harapan kami, nilai indeks RB tahun ini bisa melampaui capaian 2024 yang sudah mencapai 90,83 atau level A,” tambahnya.

Rakordal dihadiri Para Pimpinan Tinggi Madya, Staf Khusus, Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Kepala UPT.

Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025

Pada Kanwil Kemenkum Sulsel turut yang turut dihadiri Kakanwil Kemenkum Sulsel Andi Basmal beserta jajaran kepala divisi dan kabag tata usaha dan umum.

“Kanwil Kemenkum Sulsel akan mengimplementasikan seluruh Arahan Dari menteri dan sekjen untuk peningkatan Kinerja Dan pelayanan Publik,” ungkap Andi Basmal usai pembukaan Kegiatan.

Setelah pembukaan, seluruh peserta akan mendapat pengarahan dari Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kementerian Hukum untuk membahas strategi implementasi program di semester kedua.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif29 Oktober 2026 17:56
Toyota Hadirkan T Intouch with Toyota Remote di Innova Zenix
Kalla Toyota memperkenalkan teknologi konektivitas terbaru T Intouch with Toyota Remote yang memungkinkan pemilik mengakses dan mengontrol sejumlah fu...
Aneka29 Oktober 2026 14:44
Asmo Sulsel Ingatkan Pentingnya Servis Motor Berkala
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengingatkan konsumen Honda agar melakukan perawatan sepeda motor sejak awal pemakaian untuk menjaga perfor...
Bisnis29 Oktober 2026 14:11
Indosat Raup Pendapatan Rp45,8 Triliun hingga September 2026
PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison) membukukan pendapatan Rp45,8 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026....
Ekonomi29 Oktober 2026 13:53
OJK Perkuat Riset untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pemanfaatan riset berbasis bukti dalam perumusan kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan pe...