Logo Sulselsatu

Sosialisasi Empat Pilar, Rudianto Lallo: Mari Wujudkan Penegakan Hukum yang Inklusif

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Kamis, 07 Agustus 2025 16:49

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota MPR/DPR-RI, Rudianto Lallo menggelar Sosialisasi Nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika) dengan tema tentang Aksesibilitas Hak Asasi Manusia Dalam Bingkai Empat Pilar Kebangsaan.

Sosialisasi tersebut digelar di Rumah Aspirasi Anak Rakyat, Jl. AP. Pettarani No. 5 C, Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Kamis, 31 Juli 2025.

Dihadapan ratusan masyarakat Kota Makassar yang datang dari berbagai golongan dan kategori kelompok rentan, ada Lansia, perempuan, remaja, dan penyandang disabilitas , RL akronim nama Rudianto Lallo mengangkat isu Hak Asasi Manusia dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara dengan menggunakan Nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan sebagai perspektif sekaligus orientasi ideologis.

Baca Juga : Rudianto Lallo Minta Kader NasDem Sulsel Perkuat Kekompakan Jelang Pemilu 2029

Berdasarkan teori kontrak sosial, Negara adalah pihak yang berkewajiban untuk memenuhi hak asasi manusia. Hukum hak asasi manusia meletakkan individu sebagai pemangku hak (rights holder) dan negara sebagai pemangku kewajiban (duty bearer).

“Pelayanan dan pemenuhan hak-hak dasar sebagai warga negara, menurut hemat saya masih belum terpenuhi secara baik dan adil bagi seluruh segmen, terutama bagi masyarakat kelompok rentan. Hal yang paling mendasar adalah, masih banyak fasilitas dan ruang publik yang belum bersifat inklusif secara hukum”, ujarnya.

Ketua Kelompok Fraksi Nasdem Komisi III DPR-RI itu menambahkan, bahwa pengetahuan dan pemahaman menjadi dasar bagi perubahan pola pikir (mind set). Sebagai contoh misalnya, ketika ada regulasi yang menggunakan pendekatan “normalitas”, kalau tidak terpenuhi, maka dibuatlah regulasi dengan pendekatan “kebijakan khusus”.

Baca Juga : Dari Kampung Bontoa untuk Prestasi, Anak Rakyat Cup 1 Hidupkan Sepaktakraw Makassar

“Ini banyak dirasakan oleh teman-teman kita yang difabel, kita berpikir mereka berkebutuhan khusus, tapi sebenarnya mereka tidak ingin dikhususkan seperti itu, karena akan menimbulkan ekslusifitas dan pengelompokan antara yang normal dan tidak normal,” tegasnya.

“Mari kita wujudkan penegakan hukum yang inklusif. Aksesibilitas adalah kunci pemenuhan Hak Asasi Manusia oleh negara terhadap rakyatnya, begitupun partisipasi sosial masyarakat menjadi instrumen penting dalam mewujudkan rasa keadilan terhadap hak-hak dasar sebagai warga negara,” terangnya.

“Mari memulai perubahan dengan membuat regulasi yang inklusif, meninjau ulang peraturan-peraturan pokok untuk kemudian dimasukkan (inserting) pasal-pasal baru yang berisi perintah untuk melakukan penyesuaian (adjustment) seluruh aspek layanan, baik layanan fisik maupun layanan non-fisik,” tutupnya. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis09 September 2026 22:49
Penjualan Kendaraan Hybrid Kalla Toyota Naik 137 Persen
Kalla Toyota mencatatkan pertumbuhan penjualan positif sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Salah satu penopang utamanya adalah penjualan kendaraan ...
News09 September 2026 20:15
KKPR Tiga Proyek Terbit, PLN UIP Sulawesi Lanjutkan Pembebasan Lahan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mencatat kemajuan dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan setelah Kesesuaian Kegiatan...
Video09 September 2026 19:53
VIDEO: Sengketa Lahan 33 Hektare di Makassar Kembali Memanas
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sengketa lahan seluas 33 hektare di kawasan Jalan Ujung Bori, Manggala, Makassar, Rabu (9/9/2026). Dua kelompok warga ter...
Metropolitan09 September 2026 18:16
Warga Antre Berjam-jam di SPBU, Polda Sulsel Selidiki Dugaan Mafia BBM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga membuat warga harus menun...