Logo Sulselsatu

PT Vale Apresiasi Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Tangani Kebocoran Pipa di Towuti

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 25 Agustus 2025 00:36

Sinergi dalam penanganan kebocoran pipa PT Vale di Kecamatan Towuti, Luwu Timur. Foto: Istimewa.
Sinergi dalam penanganan kebocoran pipa PT Vale di Kecamatan Towuti, Luwu Timur. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, LUWU TIMUR – Insiden kebocoran pipa minyak di Desa Lioka, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, pada Sabtu, 23 Agustus 2025 menjadi bukti nyata bahwa kekuatan gotong royong adalah kunci menghadapi krisis.

Sejak detik pertama, pemerintah, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dan pemangku kepentingan berkolaborasi memastikan penanggulangan dilakukan dengan cepat, terkoordinasi, dan berorientasi pada keselamatan warga serta pemulihan lingkungan.

Sejak pukul 07.30 WITA, PT Vale mengaktifkan prosedur tanggap darurat dan menurunkan Emergency Response Group (ERG) ke lokasi.

Baca Juga : Vale Indonesia Buka Peluang Vendor Lokal di IGP Pomalaa

Melalui koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Towuti, BPBD, DLH Luwu Timur, aparat kepolisian, dan TNI, terbentuklah tim terpadu yang hingga kini bekerja siang dan malam.

Namun di balik langkah teknis, solidaritas warga memberi kekuatan tambahan.

Di Dusun Malindowe, para ibu membuka dapur mereka untuk memasak bagi ratusan petugas lapangan, menjadikan kebersamaan sebagai energi pemulihan.

Baca Juga : Dua Warga Luwu TimurTerima Beasiswa S2 PT Vale

Head of External Relations PT Vale Indonesia Tbk Endra Kusuma menekankan, kolaborasi lintas sektor adalah kunci penanganan.

“Kami melihat kekuatan luar biasa ketika pemerintah, PT Vale dan pemangku kepentingan bekerja sebagai satu tim. Dari tindakan teknis di lapangan hingga dukungan ibu-ibu yang memanfaatkan dapur mereka memasak untuk petugas dan relawan yang ada di lapangan. Hal ini adalah bagian dari energi pemulihan,” ujarnya.

Endra menjelaskan, PT Vale berkomitmen untuk memastikan penanganan cepat, transparan, dan bertanggung jawab, dengan tujuan utama memulihkan kondisi masyarakat dan lingkungan.

Baca Juga : Pendapatan PT Vale Naik 27 Persen, Produksi Capai 18.341 Ton Nikel Matte

Hingga saat ini, tim terpadu telah melakukan isolasi dan perbaikan pipa, pemasangan slick bar dan boom absorbent di titik kritis.

Kemudian, lengurasan minyak (MFO) dengan mobilisasi tangki penampung, serta inventarisasi area terdampak untuk pemulihan transparan.

Semua langkah dipantau setiap hari oleh DLH Luwu Timur guna memastikan akuntabilitas publik.

Baca Juga : PT Vale Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM Morowali

Bagi PT Vale, insiden ini menegaskan kembali bahwa keberlanjutan bisnis tidak terlepas dari manusia dan lingkungan.

Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan menjadi bukti bahwa pemulihan bukan hanya sebuah proses teknis, melainkan perjalanan bersama untuk menjaga kehidupan dan alam di Luwu Timur.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi31 Oktober 2026 21:20
OJK Kolaborasi DPR RI Edukasi Keuangan Masyarakat Maros
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat bersama Anggota Komisi XI DPR RI Andi Yuliani Paris mengedukasi masyarakat Kabupaten ...
News31 Oktober 2026 19:10
Dilanda El Nino, Mesin Air Konversi LPG Hijaukan Sawah Petani
Sakir Daeng Sewang (62) baru saja pulang dari Agen Liquefied Petroleum Gas (LPG) di kampung tetangga, Rabu 28 Oktober 2026, pagi. Di dek motor tuanya,...
News31 Oktober 2026 13:41
Vale Indonesia Buka Peluang Vendor Lokal di IGP Pomalaa
PT Vale Indonesia Tbk membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam rantai pasok Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa melalui sosiali...
News31 Oktober 2026 12:58
Pelindo dan Pemprov Sulsel Perkuat Kerja Sama Maritim
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Group bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membahas penguatan kerja sama untuk meningkatkan laya...