Logo Sulselsatu

Atasi Masalah Sampah di Bali, BRI Peduli Beri Pelatihan Diversifikasi dan Penguatan Mutu Produk Pupuk Kompos

Asrul
Asrul

Selasa, 16 September 2025 18:14

BRI Peduli bantu atasi sampah di Bali dengan gelar pelatihan Difersifikasi. Foto: Istimewa.
BRI Peduli bantu atasi sampah di Bali dengan gelar pelatihan Difersifikasi. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, DENPASAR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus melakukan berbagai inisiatif dalam mengatasi persoalan sampah melalui program-program yang secara nyata dapat membantu mengatasi masalah sampah di berbagai wilayah di Indonesia.

Melalui BRI Peduli selaku payung dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BRI kembali menunjukkan komitmennya dalam mengatasi persoalan sampah serta menjaga kelestarian lingkungan melalui program BRI Peduli ‘Yok Kita Gas’.

Kali ini, kegiatan BRI Peduli ‘Yok Kita Gas’ dilakukan melalui Pelatihan Diversifikasi dan Penguatan Mutu Produk Pupuk Kompos yang berlangsung di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Pudak Mesari, Badung, Provinsi Bali pada Sabtu (30/8).

Baca Juga : BRI Peduli Salurkan 270 Pompa Air Atasi Karhutla

TPS3R sendiri merupakan tempat pengolahan sampah yang menerapkan prinsip Reduce (Mengurangi), Reuse (Menggunakan Kembali) dan Recycle (Mendaur Ulang) sampah pada skala komunal atau kawasan.

Dalam kegiatan ini, BRI Peduli menghadirkan para pemateri atau narasumber dari Petani Muda Keren dengan peserta yang terdiri dari seluruh pengurus dan anggota TPS3R Pudak Mesari yang memiliki peranan penting dalam sistem kelola sampah.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa Pelatihan Diversifikasi dan Penguatan Mutu Produk Pupuk Kompos bertujuan untuk memperkuat kapasitas pengurus inti, operator, dan penyuluh TPS3R Pudak Mesari dalam mengelola sampah organik menjadi produk pupuk kompos yang memiliki nilai tambah.

Baca Juga : BRI Peduli Dukung Gerai CERDAS PeKA, Perkuat Literasi Keuangan Mahasiswa

Dengan fokus pada diversifikasi produk, pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas pupuk, tetapi juga membuka peluang penguatan ekonomi melalui peningkatan nilai jual produk kompos.

Selain itu, kegiatan ini juga berfokus pada perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah, serta mendorong kolaborasi antara berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan berkelanjutan.

“Pelatihan ini bermanfaat untuk menjawab tantangan kelembagaan TPS3R, yaitu bagaimana mengubah paradigma dari sekadar unit pengelolaan sampah menjadi sentra inovasi berbasis ekonomi sirkular,” ungkapnya.

Baca Juga : Jelang MotoGP Mandalika, BRI Latih 500 Pengelola Sampah

Dhanny juga menambahkan, TPS3R Pudak Mesari memiliki potensi besar dalam mengembangkan produk turunan dari kompos, seperti pupuk organik cair, pupuk granul, atau media tanam siap pakai yang memiliki pasar luas, baik untuk kebutuhan pertanian, perkebunan, maupun urban farming.

Selain itu, mutu kompos yang dihasilkan juga perlu diperkuat agar sesuai dengan standar kualitas, sehingga produk yang dihasilkan tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga layak dipasarkan secara lebih profesional.

“Ini adalah bentuk upaya nyata BRI dalam mengatasi persoalan sampah dan menjadi kolaborasi nyata BRI dengan berbagai pihak terkait, agar pengelolaan sampah dan diversifikasi produk pupuk kompos bisa membawa dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian desa”, imbuh Dhanny.

Baca Juga : BRI Peduli Wujudkan Mimpi Mahesa, Kini Berangkat Sekolah dengan Sepeda

Setelah pemaparan materi dari para narasumber dilakukan, para peserta juga langsung mengimplementasikan ke tempat produksi pupuk kompos, dimana peserta dapat melihat penerapan mesin-mesin tersebut dalam proses produksi.

Peserta juga diberikan kesempatan untuk mengamati secara detail bagaimana mesin digunakan untuk mempercepat dan mempermudah proses pembuatan kompos yang efisien.

Pupuk kompos yang dihasilkan dari pelatihan ini nantinya dapat mendukung keberlanjutan lingkungan dengan memperbaiki struktur tanah, mengurangi erosi, dan meningkatkan kesuburan secara alami.

Baca Juga : Bantu Korban Gempa NTT, BRI Siapkan 3 Posko dan Dapur Umum

Selain itu, penggunaan bahan organik lokal yang diolah dengan cara yang lebih baik dapat mengurangi limbah dan polusi, serta mendukung prinsip pertanian berkelanjutan.

A.A. Gede Agung Wedhatama P. selaku pemateri dari Petani Muda Keren menambahkan bahwa pelatihan ini tentunya sangat penting dilakukan terutama dalam hal inovasi pembuatan pupuk kompos untuk meningkatkan nilai jual dan memperkenalkan produk yang bervariasi kepada masyarakat.

“Harapannya kolaborasi kami dengan BRI dalam pelatihan ini nantinya dapat diimplementasikan oleh peserta terutama tentang berbagai teknik, alat dan bahan yang digunakan dalam proses pembuatan kompos yang lebih efisien dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Gede menambahkan bahwa program ini juga menjadi contoh konkret tentang penerapan sistem pengolahan sampah yang berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat, serta memberikan dampak positif, baik untuk lingkungan maupun perekonomian desa.

BRI Peduli “Yok Kita Gas” secara nyata telah memberikan dampak bagi masyarakat di berbagai wilayah baik dari sisi sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Hal ini sejalan dengan komitmen BRI mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) yang tersirat pada Pilar Pembangunan Sosial, Pilar Pembangunan Ekonomi dan Pilar Pembangunan Lingkungan.

Sejak digulirkan pada 2021, program BRI Peduli ‘Yok Kita Gas’ telah dilaksanakan di 41 (empat puluh satu) lokasi di Indonesia yang terdiri dari 5 (lima) lokasi di Pasar Tradisional dan 36 (tiga puluh enam) lokasi di lingkungan masyarakat.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News29 Oktober 2026 08:52
PLN Perkuat Kelistrikan Luwu Timur Lewat GITET 275 kV Wotu
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menyelesaikan rekonfigurasi dan pemberian tegangan (energize) jaringan tegangan ekstra tinggi d...
Bisnis29 Oktober 2026 08:35
Geely Luncurkan Couray di GIIAS Makassar 2026, Dilengkapi ADAS 2 dan Kamera 540 Derajat
Geely Auto Indonesia memperkenalkan Geely Couray, model SUV pertamanya di Indonesia, dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Ma...
Lifestyle29 Oktober 2026 08:28
Bugis Waterpark Gelar Nature Yoga HUT KALLA ke-74
Bugis Waterpark Adventure menggelar BWP Nature Yoga dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) KALLA ke-74. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (...
Bisnis29 Oktober 2026 08:22
Promo Honda Asmo Sulsel, DP Mulai 10 Persen
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menghadirkan promo pembelian sepeda motor Honda dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-357 Provin...