SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bukit Baruga bersama Pemerintah Kota Makassar resmi meluncurkan program Baruga Urban Farming. Peluncuran berlangsung di Masjid Biz Baz, cluster Mahameru, kawasan Bukit Baruga, pada Senin (15/9/2025).
Baruga Urban Farming adalah sebuah inisiatif ramah lingkungan yang menghadirkan konsep pertanian modern.
Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan, penghijauan kota, serta pemberdayaan masyarakat.
Baca Juga : New Veloz Hybrid EV Dongkrak Penjualan Toyota di Segmen Low MPV
Baruga Urban Farming hadir sebagai ruang kolaborasi antar Bukit Baruga, pemerintah kota Makassar, dan warga untuk membangun pola hidup berkelanjutan.
Dengan memanfaatkan lahan di salah satu cluster di kawasan Bukit Baruga, program ini memanfaatkan area tanam yang terbatas menjadi sebuah ruang pertanian mandiri yang hijau, sehat, dan terintegrasi.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menjelaskan, Urban Farming adalah output dari proses pengelolaan sampah yang dilakukan secara mandiri.
Baca Juga : Penjualan Kendaraan Hybrid Kalla Toyota Naik 137 Persen
“Urban Farming harus dimulai dengan memilah sampah organik dan non-organik, kemudian sampah organik diolah lagi dengan beberapa metode seperti komposter, biopori, eco-enzym, hingga budidaya maggot,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Urban Farming merupakan awal dari proses yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan.
“Jika Urban Farming berhasil, maka next step nya adalah greenhouse, seperti yang ada di negara-negara maju seperti Belanda. Harapannya, dengan adanya program seperti ini, kelak kita akan mampu memproduksi bahan-bahan pangan berkualitas yang tentu saja tujuan utamanya adalah memperkuat pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga : Toyota Serbu di TSM Makassar, Kalla Toyota Siapkan Promo dan 74 Hadiah
Chief Operating Officer KALLA Land M. Natsir Mardan menambahkan, program ini merupakan bagian dari komitmen Bukit Baruga untuk menghadirkan hunian yang bukan hanya nyaman, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan keberlanjutan.
“Di Bukit Baruga, kami senantiasa melestarikan keberlangsungan dari seluruh makhluk hidup, sebab kami percaya bahwa kehidupan yang damai tercipta dari ekosistem yang seimbang. Baruga Urban Farming ini merupakan program yang sangat sejalan dengan tagline Bukit Baruga yakni ‘Harmoni Kehidupan’. Selain itu, di ruang lingkup KALLA Group juga tengah menyuarakan mengenai prinsip ESG (Enviromental, Social, and Governance) yang juga sangat sejalan dengan program ini, ” jelasnya.
Program Urban Farming pertama kali diinisiasi oleh Fadly “Padi Reborn” di Makassar yang dinamakan Tanami Tanata, sebuah gerakan urban farming terintegrasi yang bertujuan menciptakan pusat edukasi dan pengembangan sistem pangan kota berkelanjutan.
Baca Juga : Bukit Baruga Kembangkan Urban Farming Terintegrasi, Berpeluang Jadi Percontohan di Makassar
Program ini melibatkan Pemkot Makassar dan komunitas Makassar Berkebun untuk membangun sistem pangan kota yang inklusif, serta mengintegrasikan aspek pertanian, peternakan, perikanan, dan pengelolaan sampah menjadi satu ekosistem.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar