Logo Sulselsatu

Komisi XIII Kunjungi Kanwil Kemenkum Sulsel untuk Evaluasi Layanan AHU dan Dukung Transformasi Digital

Asrul
Asrul

Sabtu, 20 September 2025 14:49

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi XIII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), Sabtu(20/9/2025).. Kunjungan ini fokus mengevaluasi layanan Administrasi Hukum Umum (AHU) dan mendorong percepatan digitalisasi di daerah.

Tim yang dipimpin Dr. Andreas Hugo Pareira menekankan pentingnya optimalisasi layanan Digital AHU. Layanan ini mencakup pendaftaran badan hukum, perseroan perorangan, fidusia, kewarganegaraan, hingga legalisasi dokumen.

“Transformasi digital sangat krusial untuk memastikan pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel,” kata Andreas saat berkunjung ke kantor wilayah.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Publik Pahami Fungsi Jaminan Fidusia

Beberapa isu strategis yang dibahas antara lain : Implementasi OSS RBA yang masih menghadapi kendala teknis, Pemanfaatan PT Perorangan untuk UMKM, Tata kelola kewarganegaraan ganda terbatas, Dan Peningkatan kebutuhan layanan fidusia

Andreas memberikan apresiasi atas kinerja Kanwil Kemenkum Sulsel yang dinilai responsif. “Layanan AHU mencakup aspek strategis yang vital mendukung iklim usaha sehat,” ungkapnya.

Dia menegaskan perlunya penguatan infrastruktur digital di tengah dinamika ekonomi Sulsel yang berkembang pesat. “Layanan harus benar-benar bebas dari maladministrasi, pungutan liar, maupun gratifikasi,” tegas Andreas.

Baca Juga : Perayaan Natal Oikumene 2026, Kakanwil Kemenkum Sulsel Dorong Semangat Kebersamaan dalam Pelayanan Publik

Andreas menekankan pentingnya kerja sama erat antara DPR dan Kemenkum “Layanan hukum tidak hanya dalam sistem, tetapi harus diwujudkan dalam praktik nyata yang adil dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, menyatakan komitmennya memperkuat layanan Digital AHU dan peningkatan SDM.

“Kami mendorong literasi digital bagi jajaran dan membangun sinergi dengan pemangku kepentingan,” kata Andi Basmal.

Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025

Kanwil juga mengembangkan inovasi seperti pengawasan notaris berbasis elektronik dan layanan jemput bola “Caraday” untuk memudahkan akses masyarakat.

Andi Basmal berharap ada dukungan regulasi dan anggaran dari pusat, termasuk pendelegasian kewenangan lebih luas ke daerah.

“Kami butuh kewenangan dalam penghapusan jaminan fidusia, verifikasi akun notaris baru, hingga pemberian sanksi. Ini untuk mewujudkan tata kelola hukum yang modern bagi masyarakat Sulsel,” jelasnya.

Baca Juga : Andi Basmal Ajak Notaris dan PPAT Perkuat Kebersamaan di Natal Oikumene

Rombongan Komisi XIII juga menyerap aspirasi berbagai pemangku kepentingan untuk bahan penyusunan kebijakan nasional bidang hukum.

Tim Kunjungan Komisi XIII DPR RI, Yakni Dr. Andreas Hugo Pareira (Ketua), Dr. Umbu Kabunang Rudi Yanto Hunga, Fransiscus Maria Agustinus Sibarani, Yan Permenas Mandenas, Tonny Tesar, Hj. Meity Rahmatia, dan Arisal Aziz

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional24 Agustus 2026 18:10
PT Vale Kirim Bantuan Kebutuhan Pokok dan Obat-obatan untuk Korban Bencana NTT
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut berup...
News24 Agustus 2026 17:59
Komunitas Honda CBR Ambon Kopdar dan City Rolling, Kampanyekan #Cari_Aman
Sekitar 15 anggota komunitas Honda CBR di Kota Ambon mengikuti kopdar dan city rolling yang digelar Dealer Aneka Motor Ambon...
Opini24 Agustus 2026 17:03
OPINI: Siap Mengawal Anggaran Pengangkatan PPPK Menjadi ASN
Oleh: Kamrussamad (Juru Bicara Partai Gerindra) Sehari setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintah dan DPR menyepakati ara...
Sulsel24 Agustus 2026 17:01
KKI 2026 Buka Peluang Ekspor, UMKM Sulsel Kantongi Potensi Transaksi Rp380,75 Juta
Tujuh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Sulawesi Selatan membukukan potensi transaksi ekspor lebih dari Rp380,75 juta melalui Business Matc...