Logo Sulselsatu

Makassar Kukuhkan Kampung Siaga Bencana, Perkuat Kesiapsiagaan Warga Hadapi Risiko Alam

Asrul
Asrul

Minggu, 21 September 2025 15:42

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar resmi meluncurkan Kampung Siaga Bencana (KSB) sebagai upaya memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi potensi bencana di wilayah rawan.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengukuhkan langsung 120 relawan KSB yang berasal dari Kecamatan Biringkanaya dan Manggala, dalam apel pencanangan dan simulasi KSB yang digelar di Anjungan Pantai Losari, Minggu (21/9/2025).

Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI, Robben Rico, bersama jajaran Kemensos, serta unsur Forkopimda Makassar yang memberikan dukungan penuh terhadap penguatan kesiapsiagaan warga.

Baca Juga : Inisiatif Katimbang Siaga Bencana PLN UIP Sulawesi Dapat Penghargaan Pemkot Makassar

Robben menegaskan, kehadiran KSB bertujuan memastikan masyarakat dapat memberikan pertolongan pertama ketika bencana terjadi, sebelum bantuan skala besar datang dari pemerintah provinsi maupun pusat.

“KSB ini ibarat P3K untuk kebencanaan. Setiap KSB dilengkapi lumbung logistik agar warga bisa mandiri saat situasi darurat, tanpa sepenuhnya bergantung pada bantuan eksternal,” jelasnya.

Ia menambahkan, Kemensos siap mendukung Pemkot Makassar melalui penyediaan shelter, logistik, hingga program pemberdayaan sosial. “Dengan kepemimpinan Pak Wali, kami yakin Makassar bisa semakin tangguh dalam menghadapi bencana,” kata Robben.

Baca Juga : Pelindo dan Pemkot Makassar Sinergi Bangun Taman KM 0 Makassar

Sementara itu, Munafri menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat. Menurutnya, dua kecamatan yang ditetapkan sebagai lokasi KSB memang termasuk wilayah rawan banjir, sehingga keterlibatan warga menjadi kunci dalam mengurangi risiko.

“Kami ingin warga tidak hanya menjadi korban pasif, tetapi juga subjek aktif dalam penanggulangan bencana, mulai dari kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana,” ujar Munafri.

Ia menambahkan, KSB harus menjadi wadah gotong royong, solidaritas, serta ruang pembelajaran bagi masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana.

Baca Juga : Kolaborasi Pemkot Makassar dan ITB Nobel Diharapkan Lahirkan Inovasi Daerah

“Kesadaran kolektif ini penting. Semoga KSB Makassar bisa menjadi contoh gerakan bersama dalam membangun masyarakat yang lebih tangguh,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...
Hukum03 Mei 2026 17:52
Buruh Pria di Makassar Dihajar Mahasiswa gegara Motor Bersenggolan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang buruh pria AGB (47) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihajar oleh seorang mahasiswa berinisial MAS...