Logo Sulselsatu

Perkuat Produktivitas Petani Pangkep, Pupuk Indonesia Edukasi Kemudahan Akses Pupuk

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 30 September 2025 19:04

Edukasi penggunaan pupuk kepada petani di Pangkep. Foto: Istimewa.
Edukasi penggunaan pupuk kepada petani di Pangkep. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, PANGKEP – Mendukung ketahanan pangan di wilayah timur Indonesia, PT Pupuk Indonesia (Persero) memberikan edukasi pemupukan berimbang ke ribuan petani pada kegiatan Senator Peduli Ketahanan Pangan.

Edukasi ini berlangsung di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Sabtu (27/9/2025).

General Manager Regional 4 Pupuk Indonesia Wisnu Ramadhani mengatakan, Perusahaan menyediakan booth pameran yang menjadi pusat edukasi bagi sekitar 4.000 petani yang hadir pada kegiatan ini.

Baca Juga : Rembuk Petambak dan Tebus Bersama Pupuk Indonesia Dukung Budidaya Perikanan di Sulsel

Pupuk Indonesia menghadirkan informasi mengenai pentingnya pemupukan berimbang, manfaat pupuk organik, hingga mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi yang tepat sasaran,” ungkap Wisnu.

Selain membuka booth edukasi, dikatakan Wisnu bahwa Pupuk Indonesia memberikan bantuan pupuk nonsubsidi sebanyak 1 ton, yang terdiri dari 500 kilogram Urea Nitrea dan 500 kilogram NPK Phonska Plus.

Menurut dia, bantuan ini dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan program tanam jagung bersama pada kegiatan Senator Peduli Ketahanan Pangan.

Baca Juga : Dukung Swasembada Pangan, Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi Aman Saat Panen Raya Barru

Lebih lanjut Wisnu mengatakan bahwa kegiatan tanam bersama ini upaya semua pihak dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi petani untuk lebih produktif. Pupuk Indonesia berkomitmen hadir bukan hanya sebagai penyedia pupuk, tetapi juga mitra strategis yang mendorong produktivitas pertanian,” ungkapnya.

Kehadiran Pupuk Indonesia dalam acara ini sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, lembaga legislatif, dan mitra strategis di sektor pertanian.

Baca Juga : Pupuk Indonesia Pastikan Penyaluran Pupuk Subsidi di Sulsel Sesuai Prinsip 7T

Dengan adanya edukasi kepada ribuan petani serta dukungan bantuan pupuk, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya di Sulsel.

Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memastikan ketersediaan pangan berkelanjutan.

Melalui dukungan langsung kepada petani, Pupuk Indonesia berupaya menjaga keberlanjutan produksi pangan sekaligus mendorong kesejahteraan petani di daerah.

Baca Juga : Pupuk Subsidi di Kecamatan Amali dan Cina Bone Dipastikan Sesuai HET

Sediakan 826 Ton Stok Pupuk Subsidi di Pangkep
Guna mendorong program swasembada pangan di timur Indonesia, Wisnu mengatakan, Pupuk Indonesia menyediakan 123.800 ton stok pupuk bersubsidi yang dapat dimanfaatkan oleh petani terdaftar rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) Kementerian Pertanian.

Seluruh pupuk bersubsidi ini tersedia di gudang lini II dan gudang lini III wilayah kabupaten/kota Sulsel. Sekitar 826 ton pupuk bersubsidi yang dapat dimanfaatkan petani terdaftar di Kabupaten Pangkep.

Sementara dari sisi realisasi, Pupuk Indonesia telah berhasil menyalurkan pupuk bersubsidi sebanyak 455.004 ton ke seluruh wilayah Sulsel.

Baca Juga : Pupuk Subsidi Perdana Masuk Rongkong, 627 Petani Luwu Utara Kini Terdaftar

Adapun realisasi penyaluran ke Kabupaten Pangkep tercatat sebanyak 7.722 ton per tanggal 24 September 2025.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....