SULSELSATU.com, MAKASSAR – Panitia Pemilihan Rektor (PPR) Universitas Hasanuddin menggelar rapat penyerahan nama bakal calon Rektor Unhas periode 2026–2030, rapat dipimpin langsung Ketua PPR, Prof Hasanuddin di Ruang Rapat A, Lantai 4 Gedung Rektorat, pada Rabu (1/10/2025).
Agenda ini menjadi tindak lanjut rangkaian tahapan pemilihan rektor yang telah berlangsung sejak April 2025. Proses dimulai dari penyusunan peraturan (29 April–7 Juli), sosialisasi dan launching (4 Agustus), pendaftaran calon (11 Agustus), seleksi berkas dan penetapan calon (11–31 Agustus), pemeriksaan kesehatan (9 dan 17 September), hingga asesmen/psikotes (18 September).
Anggota PPR, Prof Rusnadi, menyampaikan bahwa seluruh tahapan seleksi berjalan lancar. Enam bakal calon yang mendaftar dinyatakan memenuhi syarat setelah melalui seleksi berkas, pemeriksaan kesehatan, dan asesmen/psikotes.
Baca Juga : Sosialisasi SNPMB di Toraja, Unhas Ingatkan Siswa Waspadai Janji Kelulusan
Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Unhas, Prof Andi Alimuddin Unde, menegaskan bahwa hasil psikotes tidak digunakan untuk menggugurkan calon, melainkan sebagai bahan pertimbangan dalam tahap wawancara dan penetapan tiga besar.
“Hasil psikologi tidak dimaksudkan menentukan layak atau tidak layak, tetapi menjadi bahan pertimbangan MWA dalam menetapkan siapa yang akan dipilih,” ujarnya.
Prof Hasanuddin menambahkan, seluruh dokumen yang diserahkan telah diperiksa secara cermat oleh tim dan sah menurut ketentuan.
Baca Juga : Rektor Unhas Tegaskan SNPMB 2026 Lebih Selektif demi Kualitas Pendidikan
“Dengan demikian, rapat ini dinyatakan sah serta memenuhi korum legalitas sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.
Pada akhir rapat, PPR secara resmi menyerahkan berkas enam bakal calon Rektor Unhas periode 2026–2030 kepada MWA.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar