SULSELSATU.com, MAKASSAR – SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar kegiatan Workshop Palang Merah Remaja (PMR) yang berlangsung di Teater Mini Sekolah Islam Athirah Makassar.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan siswa dari berbagai SMP negeri dan swasta se-Kota Makassar yang hadir dengan penuh antusiasme untuk memperdalam wawasan dan keterampilan kepalangmerahan.
Mengusung tema “Menjadi Generasi Muda Tanggap dan Siap: Ready to Respond, Ready to Save,” kegiatan ini bertujuan membentuk generasi muda yang tanggap, peduli, dan siap mengambil peran dalam membantu sesama.
Baca Juga : New Veloz Hybrid EV Dongkrak Penjualan Toyota di Segmen Low MPV
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Kajaolalido Dr. Paris Hasanuddin. Turut dihadiri juga oleh Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar.
Dalam sambutannya, Dr. Paris Hasanuddin menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas terselenggaranya kegiatan ini.
Ia menegaskan, kegiatan PMR merupakan bentuk kegiatan yang sangat mulia karena menanamkan nilai kemanusiaan dan kepedulian sejak dini.
Baca Juga : Penjualan Kendaraan Hybrid Kalla Toyota Naik 137 Persen
“Kegiatan ini adalah kegiatan yang mulia. Melalui PMR, kita menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, tolong-menolong, dan empati yang sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat. Saya berharap peserta dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh untuk menjadi generasi yang siap dan tanggap dalam membantu sesama,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMA Islam Athirah 1 Makassar Tawakkal Kahar memberikan apresiasi tinggi kepada OSIS FORZASENCA selaku penyelenggara kegiatan.
Ia menilai pelaksanaan workshop ini merupakan bukti nyata kreativitas dan kepedulian siswa dalam menumbuhkan semangat kemanusiaan di lingkungan sekolah.
Baca Juga : Toyota Serbu di TSM Makassar, Kalla Toyota Siapkan Promo dan 74 Hadiah
“Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada OSIS FORZASENCA yang telah berinisiatif dan bekerja keras menyelenggarakan kegiatan ini. Ini adalah bentuk nyata bahwa siswa Athirah tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi,” ungkapnya.
Adapun pemateri pada kegiatan workshop PMR ini berasal dari Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar, yang membawakan materi tentang dasar kepalangmerahan, pertolongan pertama, serta simulasi penanganan luka dan patah tulang.
Peserta juga berkesempatan mempraktikkan langsung beberapa teknik dasar pertolongan pertama dengan bimbingan langsung dari tim PMI.
Baca Juga : Bukit Baruga Kembangkan Urban Farming Terintegrasi, Berpeluang Jadi Percontohan di Makassar
Setelah mengikuti kegiatan ini, para peserta dapat menjadi pelajar yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi serta siap menjadi generasi muda yang tangguh, responsif, dan peduli terhadap sesama.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar