Logo Sulselsatu

APEKSI Pilih Makassar Creative Hub sebagai Best Practice di Indonesia Timur

Asrul
Asrul

Rabu, 15 Oktober 2025 14:48

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com MAKASSAR – Program inovatif Pemerintah Kota Makassar, Makassar Creative Hub (MCH), di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham (MULIA), terpilih sebagai salah satu best practice versi Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komisariat Wilayah VI yang menaungi wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Tim APEKSI Komwil VI yang dipimpin oleh Manajer, Talib Mustafa melakukan audiensi bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di Balai Kota, Rabu (15/10/2025) untuk menggali lebih dalam latar belakang, tujuan, serta dampak nyata dari lahirnya MCH sebagai ruang kreatif anak muda di Makassar.

Talib Mustafa menjelaskan Program MCH ini akan didokumentasikan dalam buku tahunan APEKSI yang berisi praktik terbaik kota-kota di Indonesia Timur.

Baca Juga : KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi

Ia menyebut, dokumentasi best practice ini penting agar praktik terbaik di satu kota dapat ditiru dan dikembangkan kota lain khususnya di Indonesia Timur, sehingga inovasi daerah bisa saling menguatkan.

“Makassar Creative Hub ini kami anggap menonjol karena menjawab langsung kebutuhan generasi muda. Kami ingin menuliskannya lebih detail agar bisa jadi referensi kota lain,” jelas Talib.

Pada kesempatan itu, Munafri menjelaskan Program Makassar Creative Hub (MCH) dibentuk untuk merespons kebutuhan upgrading skills dari anak-anak muda di Kota Makassar.

Baca Juga : Makassar Jadi Pintu Distribusi Pangan, Munafri Dukung Pengendalian Inflasi Sulampua

MCH, kata Ia, menjadi sarana yang dibuat oleh pemerintah untuk memberikan wadah minat yang diinginkan oleh anak-anak Makassar. Tujuannya adalah untuk membawa mereka menjadi lebih spesifik, seperti mau menjadi pengusaha, pegawai, atau profesi lainnya.

“Mereka yang baru lulus S1 umumnya punya bekal ilmu sama, tapi lewat MCH bisa diarahkan lebih spesifik, apakah ingin jadi pengusaha, pekerja kreatif, maupun pegawai. Pemerintah hadir menjembatani mereka dengan akses kerja, permodalan, hingga pasar,” jelas Munafri.

Munafri merincikan, fasilitasnya bervariasi mengikuti trend minat dan kebutuhan skill anak muda. Seperti pelatihan barista, makeup artist, musik, konten kreator hingga ruang podcast yang bebas digunakan secara gratis.

Baca Juga : Pemkot Makassar Raih Terbaik I Jamsostek Award 2026

Lebih jauh, Munafri menuturkan MCH pertama yang berlokasi di kawasan Pantai Losari saat ini adalah prototipe yang dibuat untuk dibangun di 15 kecamatan yang ada di Kota Makassar. Tahun ini, lanjut Munafri, akan dibangun dua MCH lainnya.

Munafri juga bercerita bahwa MCH lahir dari riset dan benchmarking, salah satunya dari hasil kunjungan Munafri ke TESDA, lembaga pelatihan tenaga kerja terbesar di Filipina.

Dari sana, Pemkot Makassar meramu model MCH di Makassar sebagai prototipe sistem pemberdayaan anak muda yang berorientasi pada upscaling knowledge dan penyerapan tenaga kerja.

Baca Juga : Pemkot Makassar Siapkan Beasiswa Siswa Kurang Mampu SD dan SMP

“Ekspektasi saya, anak-anak muda Makassar bisa menyalurkan minat dan bakatnya, mendapat kesempatan yang sebelumnya sulit diakses, dan langsung terkoneksi dengan ekosistem kerja maupun usaha. Inilah investasi kita untuk generasi masa depan,” tegasnya.

Ke depan, Munafri menjelaskan program MCH akan punya kurikulum yang tertata dan pola distribusinya ke setiap kecamatan akan memiliki spesialisasi berbeda-beda tergantung kebutuhan dan peluang di wilayahnya.

“Bentuknya pun tidak semuanya gedung, ada yang lebih banyak halamannya. Pola pendekatannya bukan classroom semuanya, tetapi pola yang berbeda-beda sesuai dengan needs and wants masyarakat,” harap Munafri.

Baca Juga : Wali Kota Appi Minta Guru Mahir Koding dan AI, Siapkan Generasi Unggul

Selain Makassar, APEKSI tahun ini juga mengangkat empat inovasi lain: Musrenbang Inklusif Kota Palu, Layanan Kesehatan Antar Jemput Kota Palopo, Sistem Informasi Kependudukan Kota Ambon, serta Mobil dan Kapal Inflasi Kota Tidore.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....