Logo Sulselsatu

Pujasera Petahineando, Ruang Baru Pertumbuhan Ekonomi di Towuti

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 20 Oktober 2025 16:47

Galeri Kareso Anatoa bagi UMKM di sekitar area operasional PT Vale di Sorowako. Foto: Istimewa.
Galeri Kareso Anatoa bagi UMKM di sekitar area operasional PT Vale di Sorowako. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Program Pengembangan Kawasan Perdesaan Mandiri (PKPM) PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat di Kecamatan Towuti, Luwu Timur.

Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) Petahineando adalah salah inisitaif yang dihadirkan untuk membantu masyarakat menumbuhkan sumber penghidupan baru dengan memanfaatkan potensi alam yang ada di Kecamatan Towuti.

Baca Juga : Kalla Institute Dampingi UMKM Sambusa di Pangkep Go Digital dan Tingkatkan Produksi

Pujasera Petahineando menampung 26 lapak dari lima desa yaitu Lioka, Baruga, Wawondula, Asuli, dan Langkea Raya, ditambah satu lapak utusan kecamatan.

Lokasi Pujasera Petahineando di simpang Jalan Ahmad Yani dan Jalan Jenderal Sudirman, Wowondula-Towuti menjadi daya tarik baru yang selalu ramai kendaraan dan pengunjung.

Head of External Relations PT Vale Endra Kusuma menjelaskan, pembangunan Pujasera Petahineando merupakan bagian dari upaya memperkuat simpul ekonomi lokal. Dirancang untuk membuka akses pasar dan memperkuat daya tarik kawasan.

Baca Juga : MIND ID Kawal Proyek Strategis PT Vale di Pomalaa, Fokus pada Hilirisasi Berkelanjutan

“Dengan adanya Pujasera, pelaku usaha yang tadinya terpencar kini terkonsolidasi, lebih mudah dipromosikan, dan punya daya tarik wisata,” jelasnya.

Di dalamnya, terdapat produk turunan buah seperti Nanas yang dikembangkan warga seperti selai, dodol, keripik, asinan, hingga sirup.

Bahan baku nanas ini datang dari hasil pertanian masyarakat dari Kecamatan Wasuponda. Prosesnya juga mendapatkan sentuhan program pemberdayaan PT Vale untuk membantu masyarakat.

Baca Juga : PT Vale Perkuat Hilirisasi Nikel, Produksi Semester I 2026 Hampir 30 Ribu Ton

Upaya ini menandai pergeseran dari sekadar menjual bahan mentah menuju diversifikasi produk bernilai tambah.

“Setelah ada Pujasera, Towuti jadi semakin ramai. Banyak masyarakat bahkan dari luar wilayah ini yang datang ke sini untuk nongkrong,” tutur Frengky selaku Manajer Lapangan Bumdesma Moiko Morokono selaku pengelola.

Lebih dari sekadar pusat kuliner, Pujasera menjadi ruang interaksi sosial yang memperkuat solidaritas warga.

Baca Juga : Program TJSL PLN UIP Sulawesi Bantu Kemandirian Petani Kopi Batui

“Kami berharap Pujasera ini menjadi ikon Towuti. Ke depan semoga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, jadi tempat kumpul sekaligus sumber penghasilan yang menjanjikan,” tambah Frengky.

Manfaatnya terasa nyata di tingkat rumah tangga. Ayu Pratiwi, salah satu pedagang, mengaku kehidupannya berubah sejak berjualan di Pujasera.

“Alhamdulillah cukup membantu memenuhi kebutuhan keluarga kami. Saya di sini jualan dari pagi sampai malam hari. Kalau akhir pekan pasti ramai,” ujarnya.

Baca Juga : KKS x DIGIFEST 2026 Raup Transaksi Rp1,35 Miliar, Pembiayaan UMKM Tembus Rp18,27 Miliar

Rangkaian inisiatif ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Luwu Timur bukanlah hasil kerja satu pihak, melainkan buah kolaborasi.

Dari lahan kritis yang berubah menjadi kebun nanas hingga Pujasera yang menghidupkan UMKM, semua lahir dari semangat gotong royong lintas pihak.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel06 Agustus 2026 19:40
300 Petani Sidrap Dibekali Teknologi Smart Farming, Kolaborasi Australia-Unhas Dukung Pertanian Modern
SULSELSATU.com, SIDRAP – Sebanyak 300 petani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengikuti pelatihan smart Farming sebagai upaya memperkenalkan ...
OPD06 Agustus 2026 19:39
Pansus DPRD Sulsel Inventarisasi Aset Pemprov, Soroti Lahan Belum Bersertifikat
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pansus Pengelolaan Barang Milik Daerah terus mengejar aset Pemprov Sulsel untuk segera diamankan. Khususnya aset yang...
Politik06 Agustus 2026 19:11
Darmawangsyah Muin Ajak Kader Gerindra Sulsel Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan memanfaatkan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sebagai ajang...
News06 Agustus 2026 19:09
Pelindo Sosialisasikan PKB 2026-2028, Perkuat Hubungan Industrial yang Harmonis
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus memperkuat hubungan industrial yang harmonis melalui sosialisasi Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 20...