Logo Sulselsatu

Pahlawanku Teladanku, Wali Kota Makassar Ajak ASN Hidupkan Kembali Api Perjuangan Pelayanan

Asrul
Asrul

Senin, 10 November 2025 09:11

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bertindak sebagai pembina upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional tahun 2025 yang digelar di halaman Balai Kota Makassar, Senin (10/11/2025).

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Makassar, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), ASN lingkup Pemerintah Kota Makassar.

Dalam upacara tersebut, Wali Kota Makassar membacakan amanat seragam Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf. Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menundukkan kepala dan mengenang jasa para pahlawan bangsa yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga : KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi

“Hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa,” ujar Munafri.

“Mereka para pahlawan bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini,” jelas Appi yang membacakan amanat Menteri Sosial.

Ia melanjutkan, semangat perjuangan para pahlawan yang berjuang dari berbagai penjuru negeri, dari Surabaya hingga Banda Aceh, dari Ambarawa hingga Biak, bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk masa depan bangsa yang bahkan belum mereka kenal, yaitu generasi hari ini.

Baca Juga : Makassar Jadi Pintu Distribusi Pangan, Munafri Dukung Pengendalian Inflasi Sulampua

“Para pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan,” lanjutnya.

Dalam amanat tersebut, Wali Kota menyampaikan tiga nilai keteladanan utama yang dapat dipetik dari perjuangan para pahlawan bangsa.

Pertama, kesabaran para pahlawan. Para pahlawan memiliki kesabaran luar biasa dalam menempuh ilmu, menyusun strategi, menunggu momentum, dan membangun kebersamaan di tengah segala keterbatasan.

Baca Juga : Pemkot Makassar Raih Terbaik I Jamsostek Award 2026

Mereka tetap bersabar meski menghadapi perbedaan pandangan dan jalan perjuangan.

“Dari kesabaran itulah lahir kemenangan, karena mereka tahu bahwa kemerdekaan tidak diraih dengan tergesa-gesa, tetapi ditempa oleh waktu dan keikhlasan,” imbuh Munafri.

Kedua, semangat untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya. Setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan, dan tidak mengincar peninggalan penjajah.

Baca Juga : Pemkot Makassar Siapkan Beasiswa Siswa Kurang Mampu SD dan SMP

Mereka, para pahlawan kembali ke rakyat, mengajar, membangun, menanam, dan melanjutkan pengabdian.

“Di situlah letak kehormatan sejati: bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan,” tegas, politisi Golkar ini.

Pesan ketiga, Ketiga, pandangan jauh ke depan. Para pahlawan berjuang bukan hanya untuk masa mereka hidup, melainkan untuk generasi masa depan. Perjuangan mereka dijadikan bagian dari ibadah, di mana darah dan air mata mereka menjadi doa yang tak pernah padam.

Baca Juga : Wali Kota Appi Minta Guru Mahir Koding dan AI, Siapkan Generasi Unggul

“Menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan. Semangat pantang menyerah inilah modal besar bagi generasi kita saat ini untuk melanjutkan cita-cita perjuangan para pahlawan,” tutur Wali Kota.

Munafri juga menegaskan bahwa perjuangan di masa kini tidak lagi dilakukan dengan bambu runcing, melainkan melalui ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian.

Namun, semangatnya tetap sama, membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan seluruh anak bangsa tidak tertinggal dalam arus kemajuan.

Ia menekankan bahwa semangat perjuangan tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya memperkuat ketahanan nasional.

Serta emajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, serta membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.

“Hari ini, mari kita bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita, bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus,” ajaknya.

Menutup amanatnya, Wali Kota Makassar mengingatkan seluruh peserta upacara untuk terus menyalakan api perjuangan melalui tindakan nyata, kerja keras, dan pengabdian kepada bangsa dan kota tercinta.

“Sebagaimana, para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam, dengan bekerja, bergerak, dan berdampak. Pahlawanku teladanku, terus bergerak, Melanjutkan Perjuangan,” pungkas Munafri.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....