Logo Sulselsatu

Tahun 2025, Kanwil Kemenkum Sulsel Catat Ratusan Harmonisasi Produk Hukum Daerah

Asrul
Asrul

Kamis, 13 November 2025 18:08

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kinerja Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) dalam bidang pengharmonisasian, pembulatan dan pemantapan konsepsi rancangan peraturan daerah terus menunjukkan hasil yang signifikan.

Memasuki tahun 2025, Kanwil Kemenkum Sulsel mencatat capaian harmonisasi lebih dari 900 rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang berasal dari berbagai tingkat pemerintahan, baik provinsi, kabupaten, kota, hingga peraturan kepala daerah.

Kakanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, mengungkapkan bahwa angka tersebut mencerminkan keseriusan lembaganya dalam mendukung pemerintah daerah menciptakan produk hukum yang berkualitas dan sesuai dengan asas hukum nasional.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Publik Pahami Fungsi Jaminan Fidusia

“Pada 2024 kami mengharmonisasi hampir seribu ranperda, dan tahun ini sudah mencapai 900 lebih. Ini bukti kerja keras seluruh tim perancang,” ujarnya di Aula Pancasila, saat menerima kunjungan Anggota DPR Kabupaten Mimika, Kamis (13/11/2025).

Ia menambahkan bahwa tidak semua rancangan peraturan yang diajukan diterima begitu saja. Beberapa di antaranya dikembalikan untuk diperbaiki agar tidak bertentangan dengan regulasi yang lebih tinggi. “Kami ingin setiap perda yang disahkan benar-benar bisa diterapkan dengan efektif dan dipahami oleh masyarakat,” tegasnya.

Menurut Andi Basmal, kunci dari keberhasilan harmonisasi terletak pada penyusunan naskah akademik yang komprehensif dan berbasis riset. Kanwil Kemenkum Sulsel pun terus berkomitmen untuk mendampingi pemerintah daerah sejak tahap perencanaan hingga pengesahan perda agar kualitas produk hukum semakin meningkat.

Baca Juga : Perayaan Natal Oikumene 2026, Kakanwil Kemenkum Sulsel Dorong Semangat Kebersamaan dalam Pelayanan Publik

Ia juga menekankan bahwa fungsi Kanwil tidak hanya administratif, tetapi juga strategis dalam membangun tata kelola hukum yang responsif terhadap dinamika sosial dan ekonomi masyarakat.

“Kami hadir sebagai mitra pembentuk regulasi, bukan sekadar lembaga penguji. Kami ingin membantu daerah membuat aturan yang aplikatif dan berpihak pada rakyat,” ujarnya.

Capaian harmonisasi ini menunjukkan posisi Kanwil Kemenkum Sulsel sebagai salah satu provinsi dengan kontribusi baik dalam pembentukan regulasi daerah di Indonesia bagian timur.

Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025

Dengan pengalaman tersebut, Kanwil Kemenkum Sulsel terus menjadi rujukan bagi daerah lain, termasuk DPR Kabupaten Mimika yang datang melakukan studi tiru.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, Kanwil, dan pemerintah daerah, diharapkan ke depan setiap produk hukum yang lahir dari Sulawesi Selatan dan wilayah mitra dapat mencerminkan nilai keadilan, keberlanjutan, dan kepastian hukum yang berpihak kepada masyarakat.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel24 Agustus 2026 12:15
Asmo Sulsel Touring Merah Putih Bersama Dealer dan Finance Company di Pinrang
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) sebagai main dealer sepeda motor Honda bersama jaringan dealer di Kabupaten Pinrang dan sejumlah rekanan fi...
News23 Agustus 2026 20:39
PT Vale dan Pemkab Kolaka Perbaiki 6 Rumah, Beri Hunian Layak dan Akses Kesehatan Warga
PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka dan Kodim 1412/Kolaka memperbaiki enam rumah warga di Kecamatan Baula....
News23 Agustus 2026 17:33
PT Bumi Karsa Tingkatkan Kompetensi BIM untuk Dorong Transformasi Digital Konstruksi
PT Bumi Karsa memperkuat transformasi digital di sektor konstruksi melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia....
Nasional23 Agustus 2026 15:51
Bantu Korban Gempa NTT, BRI Siapkan 3 Posko dan Dapur Umum
BRI memperkuat penanganan pascabencana gempa bumi di sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan membangun tiga posko logistik dan satu ...