Logo Sulselsatu

Pemkot Parepare Matangkan Kerja Sama Pemanfaatan Sampah Jadi Energi bersama KEAH dan Jepang

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Rabu, 19 November 2025 22:28

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PAREPARE — Pemerintah Kota Parepare menerima kunjungan PT Kilau Energi Abadi Hijau (KEAH) bersama mitra teknologi mereka dari Jepang, Biotech Works–H2, di Lounge B.J. Habibie, Kantor Wali Kota Parepare. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam penguatan implementasi Memorandum of Understanding (MoU) yang telah ditandatangani pada 17 Juli 2025 terkait pemanfaatan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), bahan bakar alternatif pengganti batu bara.

PT KEAH merupakan anak perusahaan PT Bosowa Energaindo yang bergerak di bidang energi terbarukan. Kali ini mereka menghadirkan Biotech Works–H2 Jepang, perusahaan berbasis teknologi konversi sampah menjadi energi hijau seperti listrik, gas, hingga hidrogen. Kolaborasi ini membuka peluang perluasan teknologi pengolahan sampah di Parepare, tidak hanya sebatas produksi RDF, tetapi juga pengembangan energi bernilai tinggi berbasis limbah.

Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, menyambut langsung rombongan delegasi Bosowa dan Jepang tersebut. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata Pemkot Parepare dalam menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang modern dan berkelanjutan.

“Parepare adalah kota yang selalu terbuka terhadap inovasi. Dengan dukungan Bosowa dan mitra Jepang, kami optimistis pemanfaatan sampah menjadi energi terbarukan dapat segera diwujudkan,” ujar Sekda Parepare.

Salah satu fokus utama dalam kerja sama ini adalah TPA Alloppoe. TPA tersebut memiliki luas sekitar 9,8 hektare, dengan 3,55 hektare digunakan sebagai zona landfill dan sekitar 0,55 hektare sebagai fasilitas pendukung. Kondisi tersebut dinilai cukup strategis untuk pengembangan fasilitas pemrosesan sampah modern berbasis teknologi energi terbarukan.

Pihak Biotech Works–H2 menyampaikan ketertarikan mereka untuk melakukan studi lebih mendalam mengenai karakteristik sampah di Parepare sekaligus menilai kelayakan penerapan teknologi konversi sampah menjadi listrik, gas, maupun hidrogen. Teknologi mereka telah digunakan dalam berbagai proyek energi terbarukan di Jepang dan kawasan Asia Tenggara.

Pemkot Parepare berharap kunjungan ini menjadi langkah awal menuju implementasi penuh MoU sekaligus membuka peluang investasi lebih luas di sektor energi terbarukan. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya Parepare dalam menciptakan kota yang bersih, efisien, dan berorientasi pada masa depan.***

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Alfa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar12 Desember 2025 15:14
Pemkot Makassar Kirim Bantuan dan Tim BPBD untuk Penanganan Pascabencana di Aceh dan Sumatra
SULSELSATU.com MAKASSAR — Sebagai wujud nyata kepedulian dan solidaritas antardaerah. Pemerintah Kota Makassar, melalui Badan Penanggulangan Bencana...
Makassar12 Desember 2025 15:13
Wali Kota Munafri Tekankan Pentingnya Kepedulian Lingkungan
SULSELSATU.com MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menumbuhkan rasa pe...
News12 Desember 2025 14:22
PT Vale Hadirkan Inovasi dan Pemberdayaan Masa Depan Berkelanjutan di HUT Morowali ke-26
Perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Morowali ke-26 bukan sekadar pesta tahunan. Di balik kemeriahan panggung dan keramaian pengunjung, terselip sebuah...
News12 Desember 2025 14:15
KALLA Boyong Medali Platinum & Gold di TKMPN XXIX 2025, Hasil Komitmen Bangun Budaya Improvement
KALLA menorehkan prestasi di level nasional. Menegaskan komitmennya terhadap mutu dan inovasi dengan meraih prestasi gemilang di Temu Karya Mutu dan P...