Logo Sulselsatu

IPCM Kawal Sandar Perdana Kapal Panamax MSC Bremerhaven V di Patimban

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 06 Agustus 2026 11:25

IPCM kawal sandar perdana kKapal Panamax MSC Bremerhaven V di Patimban. Foto: Istimewa.
IPCM kawal sandar perdana kKapal Panamax MSC Bremerhaven V di Patimban. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, JAKARTA – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) berhasil melayani proses sandar perdana kapal peti kemas berukuran Panamax, MSC Bremerhaven V di Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti kesiapan IPCM dalam mendukung operasional pelabuhan strategis nasional yang kini semakin ramai melayani pelayaran internasional.

Kapal sepanjang 295 meter length overall (LOA) itu bersandar di Pelabuhan Patimban pada Senin (3/8/2026).

Baca Juga : PJM Perkuat Keselamatan Kerja Lewat Program SAIL

Dalam proses pemanduan dan penundaan, IPCM mengerahkan empat kapal tunda, yakni KT Jayakarta 2, KT Teluk Jakarta 208, KT BVS 208, dan KT Abimanyu V, guna memastikan proses sandar berlangsung aman dan sesuai standar keselamatan pelayaran.

Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk Shanti Puruhita mengatakan, keberhasilan pelayanan tersebut menunjukkan kesiapan operasional IPCM dalam mendukung pengembangan Pelabuhan Patimban sebagai salah satu simpul logistik nasional.

“Keberhasilan pelayanan kapal Panamax MSC Bremerhaven V menunjukkan kesiapan operasional IPCM dalam mendukung pelabuhan yang semakin berkembang sebagai salah satu simpul logistik nasional,” ujar Shanti.

Baca Juga : Pelindo dan Pemprov Sulsel Perkuat Sinergi Kembangkan Pelabuhan

Menurutnya, pelayanan terhadap kapal berukuran besar tersebut juga mencerminkan kesiapan armada dan kompetensi sumber daya manusia IPCM dalam menangani kapal peti kemas internasional di pelabuhan-pelabuhan strategis.

Kedatangan MSC Bremerhaven V menjadi salah satu tonggak penting dalam pengembangan Pelabuhan Patimban yang terus memperkuat perannya sebagai pelabuhan internasional.

Seiring meningkatnya layanan peti kemas internasional, Pelabuhan Patimban diproyeksikan melayani kunjungan kapal secara rutin setiap pekan, mulai dari kapal berukuran Handymax/Supramax sepanjang 150 hingga 200 meter hingga kapal Panamax dengan panjang lebih dari 250 meter.

Baca Juga : Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Keselamatan Kerja Lewat Pelatihan Tanggap Darurat

Pelabuhan tersebut juga diperkirakan menerima sekitar tiga hingga empat kunjungan kapal Panamax setiap bulan, seiring meningkatnya aktivitas perdagangan internasional.

IPCM menilai peningkatan aktivitas kapal internasional di Patimban akan membuka peluang pertumbuhan layanan marine, khususnya jasa pemanduan dan penundaan kapal yang menjadi bisnis utama perusahaan.

Sebagai bagian dari Pelindo Group, IPCM menegaskan akan terus memperkuat kompetensi personel, meningkatkan keandalan armada, serta menjaga standar keselamatan dan kualitas pelayanan.

Baca Juga : Pelindo Mengajar 2026, PJM Inspirasi Siswa SMA di Bogor

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran arus logistik nasional sekaligus meningkatkan daya saing pelabuhan Indonesia di tingkat global.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif29 Oktober 2026 17:56
Toyota Hadirkan T Intouch with Toyota Remote di Innova Zenix
Kalla Toyota memperkenalkan teknologi konektivitas terbaru T Intouch with Toyota Remote yang memungkinkan pemilik mengakses dan mengontrol sejumlah fu...
Aneka29 Oktober 2026 14:44
Asmo Sulsel Ingatkan Pentingnya Servis Motor Berkala
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengingatkan konsumen Honda agar melakukan perawatan sepeda motor sejak awal pemakaian untuk menjaga perfor...
Bisnis29 Oktober 2026 14:11
Indosat Raup Pendapatan Rp45,8 Triliun hingga September 2026
PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison) membukukan pendapatan Rp45,8 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026....
Ekonomi29 Oktober 2026 13:53
OJK Perkuat Riset untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pemanfaatan riset berbasis bukti dalam perumusan kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan pe...