Logo Sulselsatu

Buka Kebun Merica di Hutan Lindung Loeha Raya, 3 Orang Warga Ditahan Gakkum Sulawesi

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 06 Agustus 2026 10:23

Tiga warga ditahan Gakkum Sulawesi akibat buka kebun merica di Hutan Lindung Loeha Raya. Foto: Istimewa.
Tiga warga ditahan Gakkum Sulawesi akibat buka kebun merica di Hutan Lindung Loeha Raya. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, LUWU TIMUR – Tiga orang warga di Loeha Raya, Kabupaten Luwu Timur ditahan oleh Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Sulawesi setelah diduga membuka kebun merica di kawasan hutan lindung.

Kepala Seksi Wilayah I Balai Gakkum Kehutanan Sulawesi Abdul Waqqas membenarkan adanya operasi yang berujung pada penangkapan ketiga warga tersebut.

“Iya, Gakkum melakukan kegiatan operasi dan menemukan tiga orang berkebun merica dan membangun (menemukan) pondok di dalam kawasan hutan lindung,” kata Abdul Waqqas saat dikonfirmasi, Rabu (5/8/2026).

Baca Juga : Perambahan Tanamalia Meluas, Gakkum Dalami Dugaan Keterlibatan Ali Kamri

Menurutnya, petugas mendapati ketiga orang tersebut dalam kondisi tertangkap tangan saat berada di lokasi. Selain aktivitas berkebun, petugas juga menemukan sebuah pondok yang dibangun di dalam kawasan hutan lindung.

Gakkum belum memberi informasi lebih detail karena tiga tersangka tersebut masih dalam proses pemeriksaan.

“Karena tertangkap tangan, para pelaku diamankan dan dilakukan pemeriksaan. Dalam proses penyidikan, selanjutnya dilakukan penahanan terhadap ketiga tersangka,” jelasnya.

Baca Juga : Siapa Ali Kamri Nawir? Rekam Jejak di Balik Gurita Mafia Lahan Hutan Lindung Sulawesi

Sebelumnya, informasi mengenai penangkapan tiga petani di wilayah Loeha Raya sempat beredar luas di media sosial dengan narasi petani yang ditangkap oleh aparat.

Dalam video tersebut, warga yang mengaku di tempat kejadian, menyebut ketiga warga itu ditangkap saat sedang berada di rumah kebun atau pondok yang ada di lokasi. Saksi menyebut mereka sedang menikmati kopi ketika petugas datang melakukan operasi.

Waqqas menegaskan, ketiganya ditangkap saat berkebun merica, dan membangun pondok di dalam kawasan hutan lindung.

Baca Juga : Penyidik Kantongi Dalang Sindikat Penjual Lahan Negara, Gakkum Bidik Pentolan APL Loeha Raya

Hingga berita diterbitkan, Balai Gakkum Kehutanan Sulawesi belum merinci identitas para tersangka maupun luas kawasan hutan lindung yang diduga telah dimanfaatkan sebagai kebun merica.

Proses penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap dugaan pelanggaran kehutanan yang terjadi di kawasan tersebut.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan05 November 2026 11:11
YBM PLN Bantu Biaya Pendidikan 15 Mahasiswa Unismuh
Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menyalurkan bantuan pendidikan kepada 15 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unism...
Metropolitan05 November 2026 10:23
HUT ke-419 Makassar, Pemkot Hadirkan Pasar Murah Jangkau Kecamatan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, terus menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dalam menyemarakkan...
Makassar05 November 2026 10:10
MTQ Makassar Buka Audisi se-Sulsel, Hadiah Capai Rp1,4 Miliar
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Makassar 2026 telah menarik lebih dari 1.200 pendaftar hingga awal November. Jumlah tersebut hampir dua k...
Ekonomi05 November 2026 10:06
OJK Ajak Warga Sulsel Manfaatkan Produk Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak masyarakat Sulawesi Selatan meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan produk keuangan syariah dalam kehidupan sehar...